Dispar Bantul Ubah Strategi Gaet Wisatawan, Fokus pada Dampak Ekonomi bagi Masyarakat

BERSANTAI: Terlihat banyak pengunjung sedang bersantai di salah satu spot yang ada di pantai Goa Cemara, Bantul, beberapa waktu lalu. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul mengubah strategi untuk menggaet pengunjung agar lebih memberikan dampak kepada masyarakat. Hal ini dilakukan karena konsep pariwisata tidak lagi hanya berfokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), akan tetapi diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami berpandangan konsep pariwisata tidak lagi hanya untuk meningkatkan PAD, tapi bagaimana pengunjungnya juga semakin banyak. Kemudian bisa tinggal lebih lama dan harapannya berbelanja juga semakin banyak,” ungkap Plt Kepala Dispar Kwintarto Heru Prabowo.

Selamat Idulfitri 2024

Menurutnya, semakin lama wisatawan berada di Bantul, hal itu akan memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha. Terkhusus lagi bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berada di pesisir pantai selatan.

Baca juga:  Lazismu BMT UMY Tegaskan Komitmen Jauhi Riba

“Kalau wisatawan itu agak lama di Bantul, kemungkinan juga membeli makan di kawasan pantai selatan. Nanti pula harapannya bisa ada tempat untuk mereka berbelanja oleh-oleh juga. Sehingga dampaknya kepada masyarakat juga semakin terasa,” ujarnya.

Perubahan konsep ini akan dilakukan terhadap berbagai festival yang sudah pernah dilakukan. Jika tahun sebelumnya festival yang dilakukan secara kolaborasi itu dilakukan dalam rentang waktu magrib sampai malam hari, tahun ini waktunya akan diperpanjang.

“Artinya, kalau tahun lalu berbagai festival kita lakukan magrib sampai malam, tahun ini kita coba dari pagi hingga malam hari. Sehingga yang berkunjung pagi sampai sore nanti harapannya bisa makan siang di lokasi, begitu pula yang dari sore sampai malam juga bisa makan malam di sana,” terangnya.

Baca juga:  Gelar Manasik Haji, Tingkatkan Keislaman Siswa

Selain waktunya yang diperpanjang, acara tersebut juga akan dibuat lebih menarik lagi. “Jadi ini pola-pola strategi yang akan kita lakukan. Targetkan tentu itu tadi, wisatawan tidak hanya datang untuk menonton acara tapi bisa membeli makan di sana juga,” tutupnya. (nik/abd)