Pati  

Toko Sembako Kebakaran, Kerugian Ditaksir Capai Rp 1,2 Miliar

PERISTIWA: Toko sembako di Pasar Kayen mengalami kebakaran, Selasa (16/4/2024) dini hari. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Salah satu toko sembako di Pasar Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati terbakar pada Selasa (16/4/2024) dini hari. Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir capai Rp 1,2 miliar lebih.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Pati Sugiyono mengatakan, toko tersebut mengalami kebakaran sekitar pukul 02.00 WIB. Waktu kejadian, pemilik toko yang bernama Sukarno tengah tidur. Mengingat toko tersebut juga digunakan sebagai tempat tinggal.

“Dia terbangun dari tidurnya karena mencium bau asap api menyengat di dalam toko. Tiba-tiba terlihat api membara dari dalam toko miliknya,” ungkap Sugiyono, Selasa (16/4/24).

Dengan cepat membesar dan merembet ke dalam gudang sembako yang tepatnya di dalam toko. Melihat hal tersebut, Sukarno sontak berteriak membangunkan istrinya berserta para anak dan cucunya yang berada di lantai dua bangunan tersebut.

“Mereka kemudian berlari keluar menyelamatkan diri, melewati atap rumah tetangga. Terus mereka berteriak minta tolong kepada warga sekitar,” terangnya.

Setelah mendapatkan laporan, sejumlah armada pemadam kebakaran pun bergegas ke lokasi kejadian. Pihaknya mengerahkan 4 unit damkar dan dibantu satu unit truk tangki air dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati.

“Kebakaran berhasil dipadamkan pada pukul 04.00 WIB. Tidak terdapat korban jiwa dan situasi telah kembali aman kondusif,” ucapnya.

Pihaknya menduga kebakaran ini disebabkan korsleting listrik  di dalam toko sembako yang membesar dan merembet ke dalam gudang sembako. Apalagi toko tersebut berisi sejumlah barang yang mudah terbakar. Seperti gas elpiji dan sejumlah makanan yang berbungkus plastik.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian atas kejadian ini mencapai lebih dari Rp 1,2 miliar. Selain toko sembako beserta isinya, api juga menghanguskan mobil Xenia, sepeda motor Beat dan Lexi.

“Kerugian toko sembako sekitar Rp 1 miliar. Mobil Xenia Rp 180 juta, motor Beat Rp 20 juta dan motor Lexi Rp 23 juta,” pungkasnya. (lut/fat)