Kudus  

Baru, Mobil Dinas Bupati Kudus & Wakil Lebih Ramah Lingkungan

TERSEDIA: Penampakan mobil dinas terbaru yang ramah lingkungan milik Bupati dan Wakil Bupati Kudus terpilih 2025-2030, belum lama ini. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo  Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan kesiapan kendaraan dinas baru bagi Bupati dan Wakil Bupati Kudus yang telah dilantik belum lama ini. Mobil dinas tersebut telah dianggarkan sejak 2024 dan dipastikan memenuhi standar regulasi.

Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Kudus, Atfitah Noor menyampaikan, Pemkab telah menyediakan dua unit Toyota Innova Zenix Hybrid sebagai kendaraan operasional. Mobil Bupati berwarna hitam, sementara kendaraan Wakil Bupati berwarna putih.

“Untuk total anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan mobil ini mencapai Rp1,405 miliar. Namun berhasil dihemat menjadi Rp1,283 miliar,” ungkapnya, belum lama ini.

Mobil dinas ini sudah melalui proses pengadaan yang sesuai dengan aturan. Bahkan, terdapat efisiensi anggaran dari pagu yang ditetapkan sebelumnya. Mobil tersebut dipilih karena memiliki teknologi yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik.

“Mobil yang dipilih itu menghasilkan efisiensi bahan bakar lebih baik serta emisi gas buang yang lebih rendah. Kendaraan ini juga dianggap sesuai dengan kebijakan nasional dalam mendorong penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan,” tukasnya.

Selain mobil dinas, Pemkab Kudus juga memastikan berbagai fasilitas lain untuk mendukung tugas kepala daerah. Termasuk operasional rumah dinas yang akan difungsikan sebagai ruang kerja Bupati.

Sementara itu, Bupati Kudus, Samani Intakoris menegaskan, pengadaan mobil dinas bukan merupakan kebijakan pribadinya. Akan tetapi, sudah menjadi bagian dari perencanaan keuangan daerah sejak tahun sebelumnya.

Dirinya juga menyebutkan bahwa awalnya tidak ingin mengganti kendaraan dinas yang lama. Namun, setelah mendapat penjelasan bahwa anggaran telah tersedia, ia meminta kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

“Saya sempat menolak karena merasa mobil dinas sebelumnya masih layak pakai. Namun, karena pengadaan ini sudah direncanakan, saya meminta kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” pungkasnya. (adm/fat)