JEPARA, Joglo Jateng – Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) PKC PMII Jawa Tengah yang di gelar di Blora pada 17-21 Februari resmi selesai. Pergantian kepemimpinan sebagai Ketua KOPRI PMII Jateng periode 2025-2027 diamanahkan kepada Betari Imasshinta.
Mandataris Ketua KOPRI PMII Jateng periode 2025-2027, ini mengaku bersyukur dan terharu atas kepercayaan yang diberikan oleh sahabat-sahabati untuk memimpin kader-kader putri di Jawa Tengah.
Ia percaya bahwa dengan visi dan misi yang diusungnya, terdapat peluang besar untuk mewujudkan cita-cita kader KOPRI agar lebih cepat berperan dalam sektor-sektor penting pembangunan bangsa.
“Saya terharu melihat hasil kontestasi ini. Banyak sahabat dan sahabati yang percaya kepada saya untuk memimpin kader putri di Jateng, serta menjembatani kader KOPRI ke sektor-sektor penting, baik di bidang ekonomi, politik, sosial-budaya, dan lainnya,” ujar Betari kepada Joglo Jateng, Senin (24/2/25).
Perempuan kelahiran Jepara itu berkomitmen untuk mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) kader putri agar siap memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Fokus utama saya adalah mengoptimalkan kekuatan PMII, baik dari jaringan maupun ciri khas keilmuan, untuk membangun KOPRI yang dapat berpartisipasi secara berkelanjutan bagi bangsa,” ungkapnya.
Salah satu program unggulannya adalah pelatihan berbasis praktik yang diikuti dengan program magang ke jejaring yang dimiliki KOPRI Jateng. Selain itu, memperkuat peran KOPRI di berbagai sektor juga menjadi prioritasnya.
“Kami akan mengadakan pelatihan yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga memberikan pengalaman langsung melalui program magang,” kata Betari.
Menurutnya, kader KOPRI harus mampu mengambil peran di berbagai lini kehidupan dan tetap eksis secara kontinu. Ini merupakan bagian dari pembelajaran agar kader lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ia juga mendorong kader KOPRI untuk lebih sadar akan pentingnya perencanaan masa depan. Dengan meningkatkan wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan menentukan arah hidup sedini mungkin.
“Era baru PMII adalah ketika kader putrinya memiliki pilihan hidup sendiri, mandiri, dan berkembang secara berkelanjutan untuk kemanfaatan bersama,” pesannya.
Betari berharap kader KOPRI dapat bersinergi dan bersama-sama berkontribusi bagi PMII serta transformasi bangsa. Dengan semangat kepemimpinan baru ini, KOPRI PMII Jawa Tengah diharapkan mampu mencetak kader perempuan yang mandiri, berdaya, dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
“Saya berharap seluruh kader KOPRI di berbagai wilayah bisa saling menguatkan, mengambil peran sesuai bidangnya, dan membangun ekosistem yang lebih solid,” pungkasnya. (oka/gih)










