Kudus  

Cegah Kecelakaan, Puluhan Tukang Ojek Wisata Kadilangu Diberi Pembekalan Keselamatan Berkendara

KOMPAK: Peserta bersama pemateri foto bersama usai Sosialisasi Kenyamanan dan Keamanan Berkendara bagi Pelaku Transportasi Pariwisata, di Kantor Kelurahan Kadilangu, Selasa (24/6). (PEMKAB DEMAK/JOGLO JATENG)

DEMAK, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten Demak menyoroti banyak kecelakaan lalu lintas disebabkan kelalaian pengendara. Seperti melanggar rambu, mengemudi ugal-ugalan, berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan, serta tidak memiliki SIM.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Demak, Arief Sudaryanto menyampaikan pentingnya perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Hal itu ia sampaikan dalam Sosialisasi Kenyamanan dan Keamanan Berkendara bagi Pelaku Transportasi Pariwisata, di Kantor Kelurahan Kadilangu, Selasa (24/6).

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta. Mereka merupakan perwakilan pelaku ojek wisata dan paguyuban usaha dari kawasan Kadilangu.

“Kesalahan tersebut dapat menyebabkan laka lantas yang merugikan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Untuk itu, penting sekali menjadi pengemudi yang baik”, jelas Arief.

Ia menambahkan, pengemudi yang baik harus memiliki konsentrasi, kemampuan antisipasi, kesabaran, kepercayaan diri, serta pengetahuan dasar tentang kendaraan. Gaya mengemudi yang bertanggung jawab tidak hanya meningkatkan keselamatan. Tapi juga menciptakan suasana berkendara yang nyaman.

Acara ini juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara Dinas Pariwisata dengan Yayasan Kanjeng Sunan Kalijaga dan Paguyuban Usaha Kadilangu. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun sektor pariwisata yang berkarakter dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Endah Cahyarini menyampaikan, kerja sama ini merupakan langkah konkret mewujudkan pariwisata yang mengedepankan nilai-nilai Sapta Pesona. Seperti aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan.

“Semoga dengan perjanjian ini, Demak terus mengalami kemajuan di berbagai sektor, termasuk pariwisata. Sehingga mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Endah. (hms/fat)