Budaya  

Desa Pekuncen Kendal Gelar Merti Desa, Kirab Pusaka Pangeran Benowo Berusia 450 Tahun Diarak Keliling Kampung

SYUKUR: Arak-arakan pusaka Pangeran Benowo Berusia lebih dari 450 tahun di Desa Pekuncen, Pengandon, Kendal, kemarin (25/6). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

“Gunungan ini lambang syukur kami atas limpahan rezeki dan nikmat dari Tuhan. Bahkan ada gunungan berisi buku sebagai doa agar generasi muda desa kami menjadi cerdas dan berakhlak,” tambahnya.

Dijelaskannya, Desa Pekuncen memang bukan desa biasa. Selain memiliki pusaka keramat, desa ini juga menyimpan cagar budaya seperti Gentong Putri, yang makin memperkuat daya tariknya sebagai destinasi wisata religi.

“Kami ingin Merti Desa ini bukan sekadar tradisi tahunan, tapi menjadi magnet wisata spiritual berkelas internasional,” tegas Suseno.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, yang hadir dalam prosesi, mengaku bangga dan terharu. Menurutnya, Merti Desa Pekuncen adalah simbol kuat kecintaan rakyat terhadap budaya lokal dan wujud syukur atas anugerah Tuhan.

“Ini bukan sekadar arak-arakan, tapi pengingat akan nilai-nilai luhur, kebersamaan, dan spiritualitas yang jadi fondasi masyarakat Kendal. Pemerintah akan terus mendukung pengembangan wisata religi seperti ini,” ujarnya. (ags/amd)