KENDAL, Joglo Jateng – Penunjukan Ferinando Rad Bonay sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal oleh Bupati Kendal menuai reaksi keras dari DPRD.
Ketua Komisi D DPRD Kendal, Dedy Ashari Styawan, mengaku terkejut atas kebijakan tersebut, yang dinilai tidak melalui koordinasi matang.
“Saya baru saja Rabu, 25 Juni, berkoordinasi dengan BKPP. Saat itu disampaikan bahwa tidak ada kekosongan jabatan di Dinkes pasca mundurnya dr Abidin,” ujar Dedy, Sabtu (28/6/2025).
Namun, tak berselang lama, muncul kabar bahwa Ferinando Rad Bonay, yang saat ini masih aktif sebagai Kepala Disdikbud Kendal, ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinkes.
Kebijakan mendadak ini langsung dikritisi Komisi D, yang membidangi kesehatan dan pendidikan.
“Kami sangat menyayangkan penunjukan Plt dari luar instansi Dinkes, karena ini menyangkut program-program strategis yang butuh pengawalan dari internal,” tegas Dedy.
Ia menilai, banyak program kesehatan yang menjadi prioritas visi-misi Bupati dan perlu dipahami secara mendalam oleh pejabat yang sudah paham kultur dan sistem di Dinas Kesehatan.
Tak hanya itu, Komisi D juga sudah melakukan klarifikasi langsung kepada dr Abidin.










