Dari Limbah Jadi Energi! KKN UIN Walisongo Observasi Pengolahan Biogas di Desa Samirono

SEMARANG, Joglo Jateng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT 20 Posko 49 dari UIN Walisongo Semarang melaksanakan observasi ke fasilitas pengolahan biogas yang berlokasi di Desa Samirono, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai pemanfaatan limbah kotoran ternak sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan.

Program biogas di Desa Samirono telah berjalan sejak tahun 1991. Saat ini, sekitar 160 hingga 170 rumah telah memanfaatkan biogas sebagai sumber energi utama untuk kebutuhan rumah tangga.

Selain sebagai energi terbarukan, fasilitas ini juga berfungsi sebagai sarana edukatif bagi masyarakat maupun pengunjung yang ingin mempelajari proses pengolahan biogas.

Slamet, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Samirono, menjelaskan bahwa pembuatan biogas dapat dilakukan secara individu maupun kelompok.

“Awalnya, proses ini dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah yang memberikan subsidi serta pelatihan terlebih dahulu. Setelah itu, kami menyosialisasikan kepada warga cara mengolah limbah kotoran sapi agar bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Dalam observasi tersebut, mahasiswa KKN memperoleh informasi mendalam terkait proses pembuatan biogas hingga pemanfaatan gas yang dihasilkan sebagai bahan bakar ramah lingkungan.

Atun, salah satu narasumber sekaligus pengelola biogas, memaparkan bahwa kotoran sapi digunakan sebagai bahan baku utama.

“Kotoran sapi dicampur menggunakan alat mixer, lalu diaduk dan dialirkan ke dalam kubah biogas berdiameter 1,5 meter. Di dalam kubah ini, kotoran difermentasi dan menghasilkan gas yang kemudian disalurkan melalui pipa untuk digunakan sebagai bahan bakar memasak,” jelasnya.

Selain menghasilkan gas, sisa limbah hasil fermentasi juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk pertanian.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pelestarian lingkungan serta mendorong pemanfaatan energi terbarukan yang berkelanjutan di berbagai wilayah. (*/dzk).