KUDUS, Joglo Jateng – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menggelar serangkaian kegiatan sosial untuk menyemarakkan Hari Santri 2025 sekaligus menyambut peresmian Gedung Klinik NU Dawe. Dua kegiatan utama yang diselenggarakan adalah pengobatan gratis yang mencakup layanan medis serta non-medis, dan bazar yang menyediakan ratusan paket sembako murah bagi warga.
Ketua MWC NU Dawe, H. Kusminto, menjelaskan bahwa rangkaian acara ini merupakan wujud kehadiran NU di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.
“Pengobatan gratis ini dilakukan di lokasi gedung Klinik NU Dawe yang akan diresmikan bertepatan pada 22 Oktober 2025 atau Hari Santri,” ujarnya saat pembukaan acara.
Kusminto menambahkan, Klinik NU Dawe nantinya diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada seluruh warga Kecamatan Dawe dan sekitarnya, baik warga NU maupun masyarakat secara umum.
Layanan pengobatan gratis yang disediakan pun terbilang lengkap. Untuk pemeriksaan medis, warga bisa mendapatkan layanan pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan tekanan darah, visi mata, gula darah, asam urat, kolesterol, serta skrining kesehatan lainnya.

Menariknya, panitia juga menyediakan layanan non-medis. “Jadi pengobatan gratis ini melayani medis dan non-medis, seperti pengobatan syaraf kejepit, stroke, bekam, hingga penyakit lainnya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Santri 2025 MWC NU Dawe, Kiai Agus Mashurudin, merinci kegiatan bazar. Panitia menyediakan 750 paket sembako yang dapat ditebus murah oleh masyarakat.
“Paket berisi beras 2 kg, minyak goreng 1 liter, dan mie instan 4 pcs. Harga normalnya Rp 50.000, tapi di bazar ini bisa ditebus dengan harga Rp 40.000 saja,” jelasnya.
Bazar yang ditangani langsung oleh NUmart ini juga diramaikan oleh para kader NU yang menjual berbagai produk, mulai dari kosmetik, hijab, gamis, madu, kopi, hingga sayur organik. “Semua yang ikut dalam bazar adalah kader NU sendiri,” tambah Kiai Agus.
Ia pun mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk Puskesmas Dawe, seluruh kader dan Badan Otonom (Banom) NU Dawe, serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. (hms/rds)










