SEMARANG, Joglo Jateng – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah berkomitmen memperkuat sinergi dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) untuk menggenjot volume ekspor produk unggulan daerah. Sebagai tindak lanjut, sebuah acara pelepasan ekspor dalam jumlah besar direncanakan berlangsung pada awal November 2025.
Hal tersebut mengemuka usai audiensi antara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dengan Kepala BKHIT Jawa Tengah, Willy Indra Yunani, di Kantor Gubernur, Senin (20/10/2025).
Willy Indra Yunani mengatakan, Gubernur Ahmad Luthfi menaruh perhatian besar terhadap produk-produk tersertifikasi ekspor dari Jawa Tengah.
“Beliau sangat concern terhadap produk-produk tersertifikasi untuk ekspor. Balai karantina Jateng nanti akan ada go export, akan dilepas oleh gubernur dan kepala badan, agendanya awal November 2025,” kata Willy.
Gubernur Ahmad Luthfi dalam kesempatan itu menegaskan, di tengah tantangan global, performa ekspor Jawa Tengah masih sangat baik. Ia meminta agar potensi ini terus didukung dan ditingkatkan.
“Sinergi antara Pemprov Jateng dengan Balai Karantina kita dorong untuk hal ini,” tegas Luthfi.










