KENDAL, Joglo Jateng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melakukan kunjungan observasi ke salah satu usaha kuliner yang berkembang di Dusun Surak, Desa Kalirejo, pada Jumat (21/11) pukul 08.00–10.00 WIB.
Kunjungan ini dilaksanakan sebagai bentuk pendataan dan pemetaan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah desa.
UMKM yang dikunjungi adalah Warung Bang Ryan, sebuah usaha makanan yang menyediakan beragam menu seperti seblak, cireng, ketoprak, dan mie jebew.
Usaha ini dikelola oleh Ryan, pemuda desa yang pernah merantau ke Jakarta. Pengalaman merantau tersebut menjadi awal kemahirannya dalam mengolah cireng.
Ryan belajar membuat cireng bersama teman-temannya hingga akhirnya membawa keterampilan tersebut pulang ke kampung halaman.
Warung Bang Ryan tidak hanya menjual makanan siap santap, tetapi juga memproduksi cireng frozen food yang sudah memiliki sertifikat izin usaha dan sertifikat produksi frozen food, sehingga produknya layak dipasarkan lebih luas.
Dalam observasi tersebut, mahasiswa juga menerima informasi menarik bahwa usaha ini mampu memproduksi sekitar setengah kuintal atau 50 kg cireng setiap hari.
Produk cireng yang dijual terdiri dari dua varian, yaitu cireng goreng dan cireng bakar.
Ryan menjelaskan bahwa produknya memiliki keunggulan dibandingkan cireng pada umumnya, yakni tidak meledak saat digoreng, sehingga aman dan praktis untuk diolah.
Produk ini dijual dalam bentuk kemasan yang terjangkau, yaitu Rp8.000 per bungkus berisi 22 buah, serta tersedia pula penjualan satuan dengan harga Rp1.000 per biji.
Kunjungan observasi ini meliputi kegiatan wawancara, pengamatan proses produksi, dan dokumentasi. Hasil observasi diharapkan dapat menjadi dasar dalam pemetaan potensi UMKM desa dan peluang pengembangan usaha lokal. (*).










