Kendal  

Sungai Kalibuntu Disulap Jadi Wisata Air, Peresmian Digelar Lewat Lomba Dayung Tradisional

Lomba dayung menandai diresmikannya Sungai Kalibuntu menjadi destinasi wisata air.(Agus/Joglo Jateng)

KENDAL, Joglo Jateng – Sungai Kalibuntu di Kelurahan Langenharjo, Kabupaten Kendal, yang semula kumuh dan banyak ditumbuhi enceng gondok berubah menjadi sebuah destinasi wisata air.

Peresmian objek wisata baru tersebut ditandai dengan digelarnya Lomba Dayung Tradisional yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 13–14 Desember 2025.

Lomba dayung ini diikuti delapan tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal dan memperebutkan piala Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kendal.

Selain menjadi ajang olahraga tradisional, kegiatan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya pemanfaatan Sungai Kalibuntu sebagai ruang wisata dan aktivitas publik.

Pembukaan lomba dilakukan secara resmi oleh Ketua Karang Taruna Kendal, Nattaya Kenenza.

Dalam kesempatan tersebut, Nattaya juga menyerahkan bantuan satu unit perahu dayung yang akan dikelola oleh pemuda dan Karang Taruna Kelurahan Karangsari.

Nattaya menyampaikan apresiasi atas gagasan Lurah Langenharjo, Jupriyono, yang dinilai berhasil mengubah wajah Sungai Kalibuntu.

Sungai yang sebelumnya dipenuhi sampah dan eceng gondok kini ditata menjadi destinasi wisata air yang layak dikunjungi masyarakat.

“Sebagai bentuk dukungan, Karang Taruna Kendal menyumbangkan satu perahu dayung untuk dikelola bersama. Harapannya, wisata air ini bisa terus berkembang dan memberi manfaat bagi warga,” katanya.