KENDAL, Joglo Jateng – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kendal dipastikan tetap berjalan selama masa libur sekolah. Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan skema khusus agar para penerima manfaat tetap memperoleh asupan gizi yang memadai, meskipun kegiatan belajar mengajar formal sedang dihentikan sementara.
Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Kendal, Muhammad Faris Maulana, menjelaskan bahwa pendistribusian MBG saat libur sekolah tetap dilakukan. Mekanismenya disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan masing-masing pihak sekolah. Kesepakatan teknis tersebut kemudian dituangkan secara resmi dalam berita acara persetujuan.
Menurut Faris, fleksibilitas menjadi kunci dalam pelaksanaan program di masa liburan ini. Pada masa libur sekolah, ada sekolah yang tetap menerima penuh dan ada yang tidak. Bahkan ada sekolah yang meminta pengiriman terbatas, misalnya hanya 50 porsi karena menyesuaikan jumlah siswa yang rumahnya dekat dengan sekolah. Permintaan seperti itu tetap dilayani oleh pihak BGN.
Tetap Melayani Kelompok Rentan
Faris memastikan seluruh dapur MBG di Kabupaten Kendal tetap beroperasi normal selama libur sekolah. Hal ini dikarenakan layanan MBG tidak hanya menyasar siswa sekolah, tetapi juga kelompok sasaran 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Ia menegaskan bahwa ketika libur sekolah, aturan dari BGN tetap mengharuskan pelayanan berjalan. Selain fokus pada anak sekolah, pelayanan prioritas juga diberikan kepada kelompok 3B tersebut guna memastikan pencegahan stunting dan pemenuhan gizi masyarakat. Menu yang diberikan bervariasi, bisa berupa makanan basah siap santap maupun paket makanan kering.
Variasi Menu dan Jangkauan Dapur
Terkait jenis makanan, Faris merinci pengaturan menu dilakukan secara bergiliran. Makanan basah biasanya disajikan pada hari Senin dan Kamis, sedangkan makanan kering dibagikan pada hari Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu.
Saat ini, infrastruktur program ini sudah cukup masif. Jumlah dapur MBG yang telah beroperasi di Kabupaten Kendal mencapai 59 SPPG. Dapur-dapur ini melayani total penerima manfaat sebanyak 156.158 orang di seluruh wilayah Kendal.
Sementara itu, salah satu pengelola SPPG di Kendal, Hendrik, menyampaikan bahwa pendistribusian MBG selama libur sekolah sepenuhnya menyesuaikan kesepakatan di lapangan. Pihaknya telah bersiap dengan stok logistik yang memadai. Beberapa SPPG tetap melakukan pengiriman makanan kering kepada siswa yang telah disiapkan untuk kebutuhan selama satu minggu. (ags/iza)










