Kendal  

Capai 90 Persen, Ratusan Ribu Siswa Nikmati Program Makan Bergizi Gratis Kendal

Suasana rapat koordinasi antara Komisi D DPRD Kendal bersama tim SPPG dan Dinas Pendidikan yang membahas evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
DISKUSI: Rapat koordinasi Komisi D DPRD Kendal bersama koordinator SPPG, Dinas Pendidikan, serta pihak terkait lainnya membahas kelanjutan MBG, Rabu (4/3/2026) sore. (AGUS RIYADI/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Kendal kini telah berhasil menjangkau sekitar 90 persen penerima manfaat di wilayah tersebut. Progres positif ini menjadi angin segar bagi ratusan ribu siswa dan orang tua yang sangat menantikan realisasi pemerataan gizi anak secara nyata di daerah.

Merespons sisa target yang belum terealisasi, pemerintah daerah memastikan seluruh sekolah akan mendapatkan jangkauan program tersebut segera setelah libur Lebaran.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG sekaligus Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, mengungkapkan bahwa capaian ini merujuk pada hasil rapat koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Pihaknya terus mematangkan koordinasi guna memperluas jangkauan layanan secara menyeluruh.

“Cakupan penerima manfaat program MBG di Kabupaten Kendal sudah sekitar 90 persen. Sisanya setelah Lebaran akan dipenuhi,” kata Agus, Kamis (5/3/2026).

Sasar 232 Ribu Penerima Manfaat

Terkait teknis di lapangan, Ketua Paguyuban Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kendal, Sugiono, menyatakan pihaknya tengah mengebut pendataan terhadap sekolah yang belum menerima layanan. Ia menjamin kualitas makanan, harga bahan pokok, hingga takaran gizi terus diawasi secara ketat.

“Kesepakatannya, setelah Lebaran semua sekolah akan dilayani. Harga bahan dicek, termasuk kandungan karbohidrat dan nilai gizinya,” ujarnya menegaskan.

Koordinator SPPG Kendal, M. Faris Maulana, merinci tingginya skala program nasional ini di daerahnya. Ia membeberkan angka pasti penerima manfaat serta kesiapan infrastruktur dapur umum yang akan menyuplai kebutuhan harian siswa.

“Total penerima manfaat sekitar 232.804 orang. SPPG yang sudah beroperasi ada 100 unit dan 55 unit masih dalam tahap persiapan,” terangnya.

DPRD Kawal Pemerataan Program

Di sisi lain, legislatif turut turun tangan mengawasi berjalannya program ini. Komisi D DPRD Kendal telah menggelar rapat koordinasi komprehensif bersama koordinator SPPG, Dinas Pendidikan, serta pemangku kepentingan terkait.

Ketua Komisi D DPRD Kendal, Dedi Ashari Styawan, menyatakan bahwa pemanggilan para pihak ini dilakukan semata-mata untuk mengawal pemerataan program nasional tersebut di daerah pemilihan mereka. Pihaknya ingin memastikan tidak ada satu pun sekolah yang tertinggal.

“Rapat kami laksanakan Rabu kemarin dari pukul 14.00 WIB hingga menjelang buka puasa,” pungkasnya. (ags/gih/rds)