Kudus  

Resmi Gabung PKB Kudus, Bupati Sam’ani Targetkan Kemenangan di Pemilu 2029

OPTIMISTIS: Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat menghadiri Muscab DPC PKB Kudus di Hotel Kenari Asri, Kamis (16/4/2026). (ADAMNAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris kini secara resmi bernaung sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Langkah politik terbarunya ini langsung diwujudkan dengan menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kudus guna meracik strategi pemenangan.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Kretek tersebut dalam agenda partai di Hotel Kenari Asri, Kamis (16/4/2026), menjadi penanda baru peta politik daerah.

Sam’ani menargetkan konsolidasi masif hingga ke tingkat akar rumput. Ia meminta seluruh kader proaktif menyerap aspirasi agar basis dukungan semakin kuat.

“Target kita jelas, 2029 PKB harus menang agar kesejahteraan masyarakat bisa lebih meningkat,” ujarnya.

Incar Pemilih Muda dan Bursa Ketua DPC

Salah satu manuver jangka panjang yang disiapkan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris adalah menyasar pemilih pemula. Ia berencana melakukan safari politik edukatif ke sekolah-sekolah tingkat SMP sebagai bentuk investasi suara di masa depan.

Dalam agenda Muscab tersebut, nama Sam’ani juga santer mencuat ke dalam bursa calon Ketua DPC PKB Kudus.

Ia bersaing dengan sejumlah tokoh internal seperti Mukhasiron, Sutejo, Noor Hadi, dan Noor Hidayah. Mendapat dorongan dukungan dari berbagai elemen, ia menyatakan kesiapannya.

“Kalau diberi amanah sebagai kader, tentu harus siap,” tegasnya.

MAJU BARENG: Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ketua DPC PKB Kudus saat hingga Bupati Kudus swafoto usai Muscab.(ADAMNAUFALDO/JOGLO JATENG)

Target Rebut Kembali 10 Kursi

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Ida Fauziyah yang hadir langsung di Kudus menjelaskan, Muscab ini digelar serentak secara nasional untuk merumuskan kemenangan Pemilu 2029.

Terkait seleksi pengurus baru, Ida memastikan partai menerapkan mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang ketat.

“Tidak hanya soal kemauan, tapi juga kemampuan mengelola organisasi,” jelas Ida.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kudus petahana, Mukhasiron memaparkan bahwa kekuatan partainya di Kudus saat ini didominasi kalangan milenial dengan porsi 60 hingga 70 persen. Hal ini sejalan dengan hasil pendidikan politik yang sukses merangkul 2.500 pemuda.

“Dari jumlah itu, sekitar 2.350 peserta adalah milenial. Ini menjadi kekuatan besar bagi PKB ke depan,” ungkap Mukhasiron.

Bermodalkan ceruk pemilih muda tersebut, PKB Kudus mematok target ambisius untuk merebut kembali dominasi parlemen dengan raihan 10 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, dari posisi saat ini yang memiliki tujuh kursi. (adm/iza/rds)