Kudus  

Jembatan Logung Dibangun, Desa Tanjungrejo Kudus Siap Kembangkan Pertanian dan Wisata

BANGUN: Penantian panjang warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo memiliki jembatan permanen di Sungai Logung mulai terwujud. (ADAMNAUFALDO/JOGLO JATENG)

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Kami tidak sedang membangun untuk satu atau dua tahun. Yang kami siapkan adalah fondasi ekonomi desa puluhan tahun ke depan melalui pertanian dan pariwisata,” katanya.

Selain mendukung sektor pertanian, Pemdes Tanjungrejo juga bersiap menghidupkan kembali Wisata Cengkir Manis. Tempat wisata itu diketahui berhenti beroperasi sejak pandemi Covid-19.

Destinasi tersebut berada tidak jauh dari lokasi pembangunan jembatan sehingga nantinya saling mendukung sebagai kawasan terpadu.

Christian menargetkan wisata tersebut kembali dibuka paling lambat Maret 2027.

Tahap awal pengembangan akan difokuskan pada wahana river tubing yang selama masa vakum tetap banyak diminati wisatawan dari berbagai daerah.

“Banyak yang terus menghubungi kami menanyakan kapan river tubing dibuka lagi. Kami belum berani membuka karena harus memastikan faktor keselamatan, kesiapan fasilitas, dan ketersediaan aliran air,” ungkapnya.

Apabila semua syarat terpenuhi, pada Maret tahun depan wahana tersebut ditargetkan sudah beroperasi kembali.

Ke depan, konsep wisata akan dikemas dalam bentuk paket terpadu.

Wisatawan tidak hanya menikmati river tubing, tetapi juga disuguhi kuliner khas desa di sejumlah titik pemberhentian sepanjang jalur sungai hingga garis akhir.

Di sisi lain, Christian juga mengapresiasi keberadaan Bendungan Logung.

Ia menilai, bendungan berperan besar dalam mengurangi dampak banjir di wilayah Jekulo dan sekitarnya saat bencana hidrometeorologi melanda tahun lalu.

“Kalau Bendungan Logung belum ada, saya yakin wilayah hilir seperti Jekulo dan Sadang akan menerima dampak banjir yang jauh lebih besar. Alhamdulillah keberadaan bendungan mampu mengendalikan debit air sehingga masyarakat terlindungi,” pungkasnya. (adm/fat/rds)