Jepara  

Jepara Ditunjuk Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Rekrutmen Buka Juli 2026

PAPARAN: Bupati Jepara, Witiarso Utomo bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara (Disdikpora), Ratib Zaini saat menjelaskan program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), Selasa (7/7/2026). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

Sembari menunggu selesainya pembangunan gedung permanen, kegiatan belajar sementara waktu akan berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan.

Gedung SNT sendiri direncanakan mulai dibangun pada Oktober 2026 di atas lahan seluas 10 hektare.

Lokasi pembangunan gedung tersebut berdampingan dengan Sekolah Rakyat yang berada di Desa Pakis Aji, Kecamatan Pakis Aji.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara (Disdikpora), Ratib Zaini mengatakan, siswa yang sudah bersekolah di sekolah lain juga bisa mendaftar.

Selain itu, SNT tidak menerapkan sistem asrama, sehingga siswa akan belajar dengan sistem pulang-pergi tanpa dipungut biaya.

Menurut Ratib, pembelajaran di SNT akan menggunakan kurikulum nasional yang dipadukan dengan kurikulum internasional.

Ia mengatakan, SNT Jepara tidak hanya menerima siswa asal Kabupaten Jepara saja.

Siswa berprestasi dari Kabupaten Pati, Kudus, hingga Demak juga dipersilakan mendaftar karena daerah-daerah tersebut belum memiliki fasilitas Sekolah Nasional Terintegrasi.

“Di Jawa Tengah hanya ada tiga SNT, yaitu Jepara, Cilacap, dan Purbalingga. Secara nasional jumlahnya hanya 25 sekolah,” pungkasnya. (oka/gih/rds)