Figur  

Kisah Sidney Alphalynn: Modal Resep Oma & Ilmu Kuliah, Raup Belasan Juta dari ‘Rawon Wengi’

APRESIASI: Sidney Alphalynn bersama tim saat menunjukkan sajian makanan Khas Jawa Timur dari warung malam “Rawon Wengi”, Senin (20/10/25). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

DI tengah deretan kuliner malam di kawasan Gajahmada, aroma khas rawon menyeruak dari sebuah warung sederhana bertuliskan Rawon Wengi. Dari balik meja kasir, seorang perempuan muda tampak sigap melayani pelanggan sambil sesekali melempar senyum ramah. Dialah Sidney Alphalynn, pengusaha muda yang kini sukses meniti karier di dunia kuliner.

Perempuan yang akrab disapa Sidney ini menekuni bisnis yang ia rintis sejak masih duduk di bangku kuliah. Ia memilih membuka usaha kuliner kaki lima dengan jam operasional tak biasa, mulai pukul 20.00 hingga 04.00 WIB. Dari konsep inilah lahir nama Rawon Wengi, menggambarkan warung malam yang menyajikan kuliner khas Jawa Timur tersebut.

Berlokasi di Jl. Gajahmada, Semarang, tepat di depan Super Penyet, warung sederhana itu selalu ramai pengunjung, terutama kalangan muda dan pekerja malam.

Kecintaannya pada dunia kuliner tumbuh sejak kecil. Latar belakang keluarganya yang lama bergelut di bisnis Food and Beverage (FnB) menjadi motivasi kuat bagi Sidney untuk merintis usaha sendiri.

Sidney Alphalynn. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

“Juga resep dari oma saya yang sudah terkenal enak di keluarga besar. Dari situ terpikir untuk membangun bisnis kuliner kaki lima ini,” ujar Sidney tersenyum.

Sebelum memulai, ia menyiapkan konsep bisnis secara matang, mulai dari menghitung modal hingga mencari lokasi strategis.

“Saya mencari lahan yang sedang hits dan strategis. Saya ‘klik’ dengan daerah Gajahmada, yang akhirnya jadi tempat usaha pertama saya secara offline,” kenangnya.