KENDAL, Joglo Jateng – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Kendal terus melakukan langkah evaluasi. Meski cakupan layanan telah mencapai lebih dari 95 persen, namun masih terdapat sejumlah sekolah yang belum terlayani secara penuh.
Kondisi tersebut terutama terjadi pada sekolah yang berada di wilayah dengan akses distribusi yang relatif sulit.
Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi Satgas MBG Kabupaten Kendal di Ruang Abdi Praja Kompleks Perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) Kendal, Kamis (25/6/2026).
Ketua Satgas MBG Kabupaten Kendal yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan, rapat koordinasi menjadi forum untuk memetakan perkembangan pelaksanaan program di lapangan.
“Di rakor ini masing-masing anggota satgas menyampaikan perkembangan, kendala, serta langkah yang perlu dilakukan agar seluruh sasaran penerima manfaat dapat terlayani dengan baik,” katanya.
Berdasarkan hasil evaluasi, cakupan layanan MBG di Kabupaten Kendal saat ini telah melampaui 95 persen.
Namun, masih ada sebagian kecil sekolah yang belum mendapatkan layanan secara optimal.
Menurut Agus, sekolah-sekolah tersebut umumnya berada di wilayah yang memiliki tantangan akses distribusi.
Pihaknya optimistis kendala tersebut dapat segera diatasi seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang siap beroperasi.
Selain membahas pemerataan layanan, rapat koordinasi juga menyoroti kesiapan pasokan bahan pangan untuk mendukung keberlangsungan program.










