AMANDA Chintyasari Idris, gadis yang pada awalnya memiliki hobi menyanyi. Dari hobinya tersebut, kemudian ia tertarik terjun di dunia voice over.
Perempuan kelahiran Surabaya Agustus 1997 ini mengatakan, dunia menyanyi dengan vo terdapat kesamaan yang berhubungan. Hubungan tersebut yaitu sama-sama mengolah vokal.
“Awalnya kan suka nyanyi. Kemudian tertarik di dunia vo. Yang keduanya bermain pada vokal,” ujarnya saat diwawancarai kemarin.
Perempuan yang akrab disapa Amanda tersebut mengaku belajar teknik vokal secara mandiri. Tidak ada bimbingan dan les privat dari siapapun.
“Aku belajar sendiri. Tidak ada bimbingan, ga ada yang ngajarin,” ucapnya.
Perempuan yang sejak lulus SD berdomisili di Jogja tersebut mengaku hanya mendengarkan talent vo lainnya. Dari mendengarkan, hingga menjadi sebuah hobi baru.
“Aku cuma dengerin aja. Dari dengerin menjadi sebuah hobi, dan itu asik,” katanya.
Ia mengaku baru menyukai dunia VO dua tahun terakhir. Menurutnya, hal yang membuatnya menarik adalah, ia dapat mencari uang hanya dengan modal suara.
“Ada hal yang membuatku tertarik di dunia VO. Karena dapat penghasilan dari vocal,” ucap perempuan pecinta mie ayam tersebut.
Ia berbagi kesulitannya yang ia alami. Yaitu saat mengikuti challenge vo bola. Hal ini dikarenakan ia kurang memahami istilah bahasa asing.
“Kesulitan pas aku ikut challenge vo tentang bola. Itu kan temponya cepat dan energik, kemudian ada istilah asing seperti nama tempat diluar negeri jadi aku kalah di challenge itu,” terangnya.
Selain bekerja menjadi operator, ia juga pernah menjadi vo proyek temannya. Mengiklankan sebuah produk bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan DIY.
“Aku masih di lingkup kecil, belum memiliki jam kerja tinggi. Kaya kemarin pernah temanku kan ada proyek bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan DIY, aku disuruh mengisi suara untuk pengiklanan, kaya memperkenalkan jadah tempe misalnya,” ucapnya.
Kedepannya ia ingin lebih lanjut menekuni dunia voice over. Ia ingin memiliki jam terbang tinggi. “Pinginnya nanti aku punya jam terbang tinggi. Jadi aku mau lebih menekuni dunia vo,” jelasnya. (ers/bid)










