SETIAP orang mungkin mempunyai kelemahan di dalam diri masing-masing. Begitu juga dengan Azma Rosyida (20). Awalnya ia mempunyai kelemahan kurang percaya diri.
Untuk menepis rasa kurang percaya dirinya, mahasiswi di salah satu kampus swasta di Kabupaten Kudus itu memutuskan untuk mengikuti organisasi. Baik organisasi di dalam kampus maupun di luar kampus.
Perempuan kelahiran Kudus, Desember 2001 ini, mengikuti sekaligus menjabat di dua organisasi. Yakni menjadi Sekretaris Umum Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kudus. Dan di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ar Rabbani Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), sebagai Sekretaris Bidang IMMawati.
Dara berparas cantik ini, merasa senang mengikuti organisasi, meskipun banyak waktu yang harus dikorbankan. Tak jarang juga, dirinya merasakan lelah dalam mengikuti kegiatan-kegiatan di organisasi.
“Saya merasa diuntungkan mengikuti organisasi. Bisa mendapatkan ilmu yang tidak bisa saya dapatkan di bangku sekolah atau perkuliahan. Seperti melatih public speaking, bekerja dengan tim, dan berlatih bertanggung jawab,” tuturnya.
Wanita yang doyan makan soto ini, merasa lelahnya sebanding dengan apa yang ia dapatkan selama ini. Seperti mendapatkan ilmu, banyak teman, pengalaman yang baru, dan lain sebagainya.
“Saya dulu minderan, tidak percaya diri dan selalu merasa tidak bisa. Setelah mengikuti kegiatan-kegiatan di dalam organisasi, sedikit demi sedikit berani speak up. Sekaligus mulai menumbuhkan rasa percaya diri,” ucapnya. (sam/gih)










