PEMALANG, Joglo Jateng – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemalang mencatat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor pariwisata meningkat drastis pada momentum Lebaran 2022. Hal tersebut terjadi setelah diberikannya izin mudik oleh pemerintah dan izin pembukaan objek wisata.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pariwisata Disparpora Pemalang, Sri Wahyuni menjelaskan, penambahan jumlah tersebut telah diprediksi oleh pihaknya. Di mana setelah dua tahun berturut-turut objek wisata harus ditutup. Sehingga saat pemberian izin beroperasi pada saat Lebaran, objek wisata Pantai Widuri Pemalang diserbu oleh wisatawan lokal maupun luar kota.
“Kami telah memprediksi hal ini. Jadi semua petugas gabungan dari beberapa dinas sudah disiapkan, agar pelaksanaan kegiatan wisata oleh masyarakat dapat berjalan lancar. Terbukti dari hari pertama Lebaran hingga H+7 ini tidak ada kemacetan yang terjadi digerbang pintu utama objek wisata Pantai Widuri,” terangnya di Pemalang, Minggu (8/5).
Ia menjelaskan, data yang sudah tercatat dalam kurun waktu satu pekan selama momentum libur Lebaran kemarin, sebanyak 43.976 orang datang untuk berlibur di Pantai Widuri. Dengan total pendapatan daerah dari objek wisata tersebut menembus angka Rp439.760.000 dalam sepekan.
Jika dibandingkan dua tahun lalu, pendapatan pada sektor wisata ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Dirinya menjelaskan hal tersebut terjadi karena selama pandemi Covid-19 obyek wisata selalu dilakukan penutupan pada saat momentum hari raya sehingga tidak ada yang masuk.
“Paling banyak itu lonjakan pengunjung saat hari pertama. Hingga total pendapatan mencapai Rp110.000.000 di hari pertama. Dan mulai menurun pada Sabtu lalu, kemungkinan karena sudah banyak yang pulang ke kotanya,” terangnya.
Lebih lanjut, dalam pelaksanaan wisata, pihaknya selalu memperhatikan protokol kesehatan (prokes), terutama memakai masker. Hal tersebut bertujuan agar tidak terjadi penularan Covid-19 di tempat wisata, sebab pandemi belum berakhir.
“Kita semua bersama petugas yang ada selalu mengingatkan ke wisatawan, agar memperhatikan prokes utamanya masker. Sebab saat ini semuanya harus memulai kebiasaan baru, sehingga penularan dan lonjakan kasus Covid-19 tidak kembali terjadi seperti dua tahun lalu,” imbuhnya. (fan/all)










