Pati  

Banjir Rob Mereda, Nelayan Berencana Kembali Melaut

PERIKSA: Tampak salah satu nelayan di Desa Bayutowo Kecamatan Dukuhseti saat mempersiapkan kapal miliknya, belum lama ini. (LUTHFI MAJID / JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Gelombang tinggi dan banjir di kawasan pesisir utara, membuat sejumlah nelayan di Kabupaten Pati berhenti melaut. Seusai mereda, kini para nelayan sudah hendak melaut lagi.

Salah satu nelayan asal Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti, Ahmad (41) mengatakan, dirinya berencana kembali melaut beberapa hari mendatang. Setelah sebelumnya berhenti akibat ada ombak besar yang menerjang daerahnya.

“Saya sudah berhenti melaut sejak hari Senin (23/5), sebelum ada ombak besar. Jadi dua hari sebelumnya memang sudah ada tanda-tanda. Sudah ada ombak agak besar, tetapi tidak separah hari Selasa (24/5). Ombaknya sekitar 2,5 meter. Paling mulai berangkat lagi hari Sabtu (28/5) ini,” terangnya.

Ahmad menyebutkan, fenomena ombak besar sudah kerap ia jumpai saat melaut. Namun demikian, hal tersebut tidak mengurangi niatannya mencari nafkah, meski banyak yang memprediksi gelombang besar kembali terjadi.

“Biasanya saya berangkat subuh kemudian pulang sekitar jam 12.00 WIB. Untuk hasil tangkapan, Ikannya mulai dari ikan kembung, tenggiri, ikan kecil-kecil. Semenjak ada ombak besar, belum berangkat hingga sekarang. Di laut itu, nelayan berhadapan dengan ombak. Jadi sudah terbiasa,” paparnya.

Dirinya menyebut kondisi seperti ini hasil tangkapan ikan para nelayan biasanya berkurang. “Jadi tangkapan ikannya tidak pasti. Terkadang 30 hingga 50 kilo. Tapi kalau cuaca tak menentu seperti ini palingan hanya 20 kilo,” lanjutnya.

Saat cuaca sedang bagus, perolehan nelayan dari hasil menangkap ikan dapat mencapai Rp 400 ribu, dalam waktu satu hari.  Sedangkan ketika cuaca buruk, hasil yang diperoleh hanya berkisar antara Rp 200 ribu.

Dengan adanya fenomena banjir rob, pihaknya berharap pemerintah dapat memberikan bantuan. “Harapannya tentu pemerintah bisa memberi bantuan, paling tidak ada pembangunan penangkal ombak lagi. Soalnya kondisi sekarang sudah rusak. Kemarin sempat ada kabar akan ada bantuan, tapi memang belum ada tindak lanjut sampai sekarang,” tandas dia. (cr7/abd)