Pati  

DPRD Pati Umumkan Pemberhentian Jabatan Bupati dan Wabup

SUASANA: Rapat Paripurna Pengumuman Akhir Masa Jabatan dan Usul Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Pati masa jabatan tahun 2017-2022, Rabu (8/6). (LUTHFI MAJID / JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati telah mengumumkan masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pati yang akan berakhir pada 22 Agustus mendatang. Hal itu di umumkan dalam rapat Paripurna Pengumuman akhir masa jabatan dan usul pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Pati masa jabatan tahun 2017-2022, Rabu (8/6).

Ketua DPRD Pati, Ali Badruddin mengungkapkan, masa jabatan Bupati Pati telah disampaikan dan kemudian diusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui gubernur. Hal tersebut sesuai dengan amanah Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 78 dan 79.

“Pelaksanaan itu sesuai amanah undang-undang yang berlaku. Sudah menjadi kewajiban kami sebagai pimpinan DPRD, untuk menyampaikan kepada menteri dalam negeri melalui gubernur,” ucapnya, kemarin.

Pihaknya mengucapkan terima kasih sekaligus memberikan apresiasi kepada kinerja Haryanto dan Saiful Arifin, dalam menjalankan roda Pemerintah Daerah (Pemda) Pati. Seperti halnya capian predikat Wajar Tanpa Sarat (WTP).

“Tentunya kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada bupati dengan capaian yang telah dicapai, termasuk WTP berturut-turut. Kemudian peningkatan di bidang ekonomi di Pati,” lanjutnya.

Selanjutnya, ia juga menilai pembangunan di bidang infrastruktur sudah hampir selesai. Meski belum berjalan seratus persen. “Ini karena curah hujannya cukup tinggi dan panjang, sehingga banyak jalan yang rusak. Tapi bupati juga sudah berupaya maksimal. Karena kondisi ini tidak hanya terjadi di Pati saja, tetapi juga terjadi wilayah lain Jawa Tengah,” tuturnya.

Selain itu, dirinya meminta kepada penanggung jawab (PJ) bupati agar dapat meneruskan program Pemda yang belum terselesaikan. Sehingga, Kota Bumi Mina Tani dapat semakin maju.

“Harapannya PJ bupati bisa melanjutkan program yang belum selesai, seperti infrastruktur. Kemudian di bidang pertanian terkait dengan irigasi, yang masih belum terpenuhi. Kemudian di bidang pendidikan,” pungkasnya. (cr7/abd)