PATI, Joglo Jateng – Tanggul sungai sat di Desa Tunjungrejo jebol dan menerjang kawasan permukiman warga. Menanggapi hal itu, Pemerintah Kecamatan Margoyoso meminta pihak terkait untuk membuat dapur umum dan penguatan tanggul sungai.
Camat Margoyoso, Agus Purwanto mengungkapkan, bencana tanggul jebol memang kerap terjadi. Untuk itu, dirinya meminta pihak terkait agar melakukan penanganan untuk menangani persoalan tersebut.
“Kami minta Dinas Sosial supaya bisa membuka dapur umum. Karena posisi kita ini pemukiman di bawah kali, jadi harus ada perkuatan tanggul. Sehingga, bencana serupa tidak terulang,” ujarnya.
Pihaknya juga meminta 1.500 karung plastik dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TR) untuk membuat tanggul darurat. Lebih lanjutnya, penguatan tanggul sungai perlu dilakukan karena kejadian tanggul jebol di kawasan aliran sungai sat terjadi setiap tahun. Sehingga, masyarakat yang terkena dampaknya.
“Karena setiap tahun selalu ada. Kalau dulu, itu menimpa lahan pertanian. Kalau sekarang, rumah juga ikut terdampak dan sampai ada yang hancur. Kemarin titik longsornya ada di RT 2 RW 6,” tuturnya.
Selain itu, ia berharap agar masyarakat di sekitar sungai sat waspada saat curah tinggi. Dengan demikian, dapat meminimalisir terjadi korban.
“Saya harapkan warga juga sudah siap menghadapi bencana. Artinya, tanggap bencana ketika ada intensitas hujan yang sangat tinggi. Waspada. Kadang-kadang banjir kiriman, karena intensitas curah hujan tinggi dampaknya ke kita. Sekali lagi karena pemukiman lebih rendah, ini hilir sungai sat,” pungkasnya. (cr7/abd)










