Tim P2MD HIMAMA SV UNS Beri Pelatihan Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomis

ANTUSIAS: Tim Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD), Himpunan Manajemen Administrasi (HIMAMA) SV HIMAMA SV Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama masyarakat Desa Penggok, Klaten dalam pelatihan mengelola sampah menjadi produk ekonomis pada Selasa, 04/10/22. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KLATEN, Joglo Jateng- Bank Sampah Berkah Alam menjadi pusat penyetoran sampah bagi masyarakat Desa Ponggok. Namun, sampah-sampah yang terkumpul masih belum dikelola secara maksimal oleh bank sampah tersebut.

Padahal, dalam waktu satu bulan, Bank Sampah Berkah Desa Ponggok bisa mengumpulkan 90 kg hingga 500 kg sampah.

Mengetahui hal tersebut, tim Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD), Himpunan Mahasiswa Manajemen Administrasi (HIMAMA) Sekolah Vokasi UNS memberikan pelatihan pengolahan sampah bagi masyarakat Desa Penggok.

Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kreativitas serta potensi sumber daya manusia yang ada di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

“Hasil dari program ini berupa sapu dubb dan vas rustic berbahan cup bekas dan tali makrame. Produk ini memiliki nilai guna yang cukup tinggi dibanding sampah yang langsung disetor ke pengepul,” ungkap salah satu anggota tim P2MD, Rahma Galuh Pangestuti.

Rahma mengatakan, para peserta yang terdiri dari anggota TP PKK serta Bank Sampah Berkah Alam terlihat antusias membuat rangkaian produk yang belum pernah dibuat sebelumnya.

“Berbagai warna, motif, dan kreasi para peserta yang beragam memperlihatkan kepuasan peserta terhadap pelatihan tersebut,” jelasnya.

Kegiatan tersebut dilangsungkan pada Selasa (4/10) bersama sepuluh orang anggota tim, serta didampingi oleh dosen pembimbing, Arinta Kusumawardhani.

Sementara itu, Arinta berharap, pelatihan tersebut dapat menjadi wawasan baru untuk masyarakat Desa Penggok dalam mengelola sampah.

“Sampah-sampah juga dapat memiliki nilai guna serta nilai jual yang lebih tinggi daripada dijual langsung,” tuturnya. (*/mg2)