Pati  

Nelayan Kecil Diimbau tak Melaut

MENCARI NAFKAH: Salah satu nelayan kecil di Kabupaten Pati sedang bersiap melaut, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati mengimbau nelayan kecil untuk tak melaut. Hal tersebut disampaikan mengingat tingginya gelombang laut di perairan Pantai Utara Jawa Tengah beberapa hari ini.

Fungsional Pengelola Produksi Perikanan Tangkap pada DKP Pati, Taryadi mengungkapkan, gelombang tinggi sudah terjadi sejak beberapa hari (23/12/). Hal tersebut dipicu oleh siklon tropis Ellie.

Akibat fenomena alam tersebut menyebabkan intensitas curah hujan meningkat serta menambah kecepatan angin. Sehingga kecepatan angin meningkat sekitar 15 knot. Sedangkan gelombang laut meningkat antara 1,25 hingga 4 meter.

“Secara umum karena kondisi angin barat. Cuaca tidak menentu. Teman-teman nelayan ada beberapa kapal kondisi sekarang mengkhawatirkan, banyak yang tidak melaut,” ungkap Taryadi, Senin (26/12/22).

DKK Pati sampai saat ini terus memantau rilis prediksi cuaca dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika  (BMKG). Untuk itu, pihaknya memberikan imbauan kepada para kecil untuk tidak melaut.

Selain mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, nelayan diminta tidak melaut juga karena akan diberikan bantuan. Yang mana, 26 hingga 28 Desember 2022 akan ada penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi para nelayan yang terkena dampak inflasi akibat kenaikan BBM.

“Alokasi BLT untuk Pati turun mepet akhir tahun, sehingga harus cepat disalurkan atau dana bisa hangus dan ditarik oleh pemerintah pusat. Saat ini kami mendistribusikan Bansos karena dampak inflasi baru saat ini kami bagikan ke nelayan. Teman-teman nelayan kami minta libur ambil BLT,” tandasnya. (lut/fat)