Stres Bisa Memicu Migran, Ini Tips Mengatasinya

Sakit Kepala
Ilustrasi sakit kepala. ©Pixabay

LINGKARJATENG.COM – Stres yang dialami seseorang bisa menjadi pemicu terjadinya sakit migran. Hal tersebut diungkapkan dokter spesialis saraf dr. Untung Gunarto Sp.S. MM.

“Salah satu pencetus serangan migrain yang paling sering terjadi biasanya disebabkan oleh stres dan hormonal,” kata Untung di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (17/2).

Selamat Idulfitri 2024

Dokter yang praktik di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto ini mengingatkan pentingnya mengelola stres guna mencegah serangan migrain. “Upayakan selalu mengelola stres dan selalu dalam keadaan nyaman, baik secara fisik maupun psikis,” terangnya.

Baca juga:  Kaya Manfaat, Teh Bunga Telang Jadi Referensi Minuman Herbal

Dia juga menambahkan bahwa untuk mencegah migrain seseorang perlu mengatur pola istirahat yang cukup dan melakukan olah raga rutin.

“Selalu menjaga stamina dengan istirahat yang cukup dan melakukan olah raga rutin, selain itu perlu juga menyiapkan psikis yang stabil saat menstruasi dan hindari makanan yang biasanya menjadi pencetus,” katanya.

Dia menjelaskan serangan migrain memang terkadang dipicu oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh penderita. “Karena itu bagi mereka yang beberapa kali mengalami serangan migrain setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu yang disinyalir menjadi pencetus migrain, maka sebaiknya dihindari dulu faktor pencetusnya,” lanjut Untung.

Baca juga:  Kaya Manfaat, Teh Bunga Telang Jadi Referensi Minuman Herbal

Sementara itu dia mengatakan bahwa biasanya serangan migrain akan berkurang seiring dengan pertambahan usia. “Bisanya semakin bertambah usia seseorang, maka semakin jarang terjadinya serangan migrain,” katanya.

Dia juga menambahkan bahwa bagi mereka yang sering mengalami migrain dan telah cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, disarankan memeriksakan diri dan berkonsultasi ke dokter. Dikutip dari Antara.