Kudus  

Adaptasi Konsep Kota Lama, Kudus akan Bangun Pusat Olahraga dan Kuliner

Pusat Olahraga dan Kuliner Kudus
KONSEPKAN: Kawasan yang nantinya bakal disulap seperti Kota Lama Semarang. (SYAMSUL HADI/ JOGLO JATENG)

Kudus, joglojateng.com – Kawasan sebelah barat lapangan Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, direncakan memiliki konsep seperti Kota Lama Semarang. Sehingga, kawasan tersebut tak hanya menjadi pusat olahraga, namun juga menjadi pusat kuliner dan wisata masyarakat.

Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjungkarang mengusulkan rencana tersebut dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kudus 2021. Nantinya, dilakukan pembangunan kembali di sisi barat, yang akan dikonsepkan.

“Sudah kami usulkan untuk APBD 2021, ya semoga tersealisasikan dan bisa dilakukan pembangunan secepatnya,” ucapnya Senin (9/11).

Ia juga menyampaikan beberapa konsep yang akan dibangun, yakni akan membuat jogging trade di sisi barat lapangan. Serta akan membangun lokasi yang dapat diisi pedagang pada malam hari, setelah pusat kuliner Lentog Tanjung yang tak jauh dari lokasi itu masih eksis.

“Selain itu, nantinya akan dibuat taman dengan konsep  seperti kota lama Semarang. Dan akan diberi juga kolam kecil-kecilan untuk anak-anak memancing,” imbuhnya.

Sumarno menambahkan, kebijakan ini dilakukan supaya masyarakat bisa memanfaatkan peluang usaha ditengah pandemi Covid-19 seperti ini. Dengan ditambahnya tempat untuk berdagang di lokasi tersebut nantinya.

“Lampu-lampu pun juga bakal kami tambahkan disitu. Karena kalau malam, cahaya dirasa memang kurang dan agar menarik dengan adanya lampu seperti di taman-taman pada umumnya,” jelasnya.

Sumarno mengaku, ingin membuka peluang bagi para pedagang agar tetap hidup dan eksis selama pandemi ini. Dengan program-program terkait UMKM yang akan dijalankan tersebut.

“Saya harap ya memang bisa dilakukan. Toh nantinya juga tidak hanya warga Tanjungkarang saja yang bisa berjualan, bisa dari luar daerah,” katanya.(sam/akh)