PATI, Joglo Jateng – Nasib sial menimpa keluarga Winarno (49). Rumah warga Dukuh Kopek Desa Karangwotan RT 07 RW 02 Kecamatan Pucakwangi itu ludes dilalap si jago merah, Selasa (27/7). Diduga api berasal dari perapian kandang kambing yang berada di belakang rumah.
Korban menyatakan kejadian berlangusng pagi hari saat rumahnya dalam keadaan kosong. Ia sedang bekerja di ladang, sedangkan istri dan anak perempuannya sedang berada di rumah kerabat di kampung sebelah.
“Kejadiannya mungkin sekitar jam 7.30 pagi. Tetangga tahu setelah api sudah membesar,” terangnya, Selasa (27/7).
Ia mengaku pasrah menerima musibah tersebut. Meskipun rumahnya hangus total serta harta benda didalamnya tak terselamatkan. Saat ini pemerintah desa setempat telah membangun tenda darurat untuknya berteduh sementara. “Beruntung sepeda motor saya bawa, kalau dirumah mungkin sudah ikut terbakar,” jelasnya.
Di pihak lain Kasatpol PP Pati, Sugiyono mengatakan, diduga kebakaran dipicu dari api perapian di kandang kambing yang tak diawasi. Ia mengaku baru mendapatkan laporan pada pukul 09.00.
“Kami langsung mengerahkan tiga armada pemada. Sampai di sana, api sudah cukup besar dan rumah sepenuhnya hampir terbakar,” katanya.
Ia menambahkan tim pemadam sempat mengalami kesulitan sebab tempat kejadian sulit diakses. Bahkan mobil damkar tidak bisa masuk mendekat ke rumah korban. Sehingga, selang penyemprot harus ditambah sampai ke titik api.
Sebelum petugas datang warga setempat berupaya memadamkan kobaran api. Namun karena cuaca terik dan angin yang cukup kencang membuat usaha tersebut percuma. Rumah korban yang terbuat dari bahan kayu juga mempercepat api merembet menghanguskan seluruh bagian.
Karena kejadian nahas tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 100 juta. Sebab seluruh bagian rumah tinggal puing, semua perabotan dan surat berharga juga tak selamat. (cr4/fat)










