PATI, Joglo Jateng – Setelah 22 jam lebih, kebakaran hebat yang menimpa PT Dua Kelinci baru berhasil dijinakkan petugas pemadam. Saat ini area yang terbakar telah dipasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan mengenai apa penyebabnya. Diperkirakan, setidaknya perusahaan mengalami kerugian mencapai Rp 2 miliar lebih.
Kapolres Pati AKBP Christian Tobing mengungkapkan area yang terbakar sementara ini ditutup untuk umum. Pihaknya juga melakukan penjagaan ketat di kompleks pabrik kacang terbesar di Kabupaten Pati tersebut. Hal itu untuk menghindari risiko kejadian susulan.
“Alhamdulillah, api sudah dapat dijinakkan. Termasuk di lingkungan atau wilayah sekitar PT Dua Kelinci ini sudah dipastikan aman dan dalam situasi terkendali.TKP untuk saat ini masih dilakukan penjagaan. Diharapkan agar masyarakat tidak mendekat,” ketika meninjau lokasi kebakaran bersama Forkompimda.
Ia menembahkan saat ini tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) dan Ditreskrimum Polda Jawa Tengah telah diterjunkan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga beberapa waktu mendatang mereka akan melakukan olah TKP. Untuk itu penyebab kebakaran hebat tersebut belum dapat disimpulkan.
“Kita melakukan langkah lanjutan dalam pelaksanaan pendalaman kejadian dengan olah TKP. Untuk memperkuat kesimpulan, saat ini pihak kepolisian juga memeriksa sejumlah saksi mata yang melihat dari mana kejadian bermula. K ita masih menunggu hasilnya,” imbuhnya.
Sementara itu Senior HRD PT Dua Kelinci Pati Tofan Rudianto menyebut sebagian besar saksi mata menyebut kebakaran bermula dari gudang pengovenan kacang kering. Area itu berada di bagian belakang sisi barat pabrik. Kejadian tersebut diperkiran telah menghanguskan sekitar 5 persen dari total bangunan yang ada.
“Sesuai denah kurang lebih 5 persen bangunan ikut terbakar mulai dari gudang dan perkantoran. Tidak sampai ada korban jiwa. Api baru bisa dipadamkan siang tadi dan selanjutnya dilakukan proses pendinginan,” tutupnya. (ahw/fat)










