KUDUS, Joglo Jateng – Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK), mengadakan pelatihan administrasi perkantoran dan marketing online. Pelatihan ini, diperuntukkan kepada pemuda berkebutuhan khusus yang ada di Kudus, sebanyak 50 peserta.
Ketua FKDK Kudus Rismawan Yulianto mengatakan, di era digital 4.0 saat ini, pihaknya membekali para penyandang disabilitas. Dikarenakan, para penyandang disabilitas tersebut kebanyakan mempunyai produk. Baik barang maupun makanan ringan.
“Jadi kita ingin membekali teman-teman disabilitas ini administrasi perkantoran dan marketing online. Kami ajarkan mereka berjualan secara online. Karena kebanyakan masih bingung, bagaimana dan dimana caranya menjual produk,” ucapnya.
Dengan sistem model digitalisasi saat ini, pihaknya mengajarkan cara berjualan di marketplace. Seperti pelatihan yang diadakan selama dua hari sejak Selasa (7/12/2021) hingga Rabu (8/12/2021).
“Terus terang, teman-teman ini masih minim. Biar tidak tertinggal, pertama teman-teman ini diajari administrasi perkantoran. Bagaimana menggunakan microsoft word dan microsoft excel,” tuturnya.
Setelah itu, lanjutnya, peserta diajarkan untuk mengedit foto dan marketing online. Dengan tujuan dapat membuat tampilan produk yang menarik perhatian pembeli.
“Kalau tampilan produk bagus dan menarik, maka pembeli pasti membeli. Sementara dengan marketing online, outputnya teman-teman ini bisa punya toko di marketplace,” jelasnya.
Rismawan mengharapkan, dengan adanya pelatihan tersebut, produk dari para penyandang disabilitas lebih banyak dikenal masyarakat. Pasalnya, banyak yang sudah mempunyai produk akan tetapi tidak banyak diketahui.
“Sebenarnya produk dari teman-teman disabilitas ini tidak kalah dengan produk lain. Seperti tas, jahit, dan makanan ringan ini. Namun,nmemang terkendala di promosi dan marketingnya. Maka dari itu semoga lebih dikenal banyak orang, dan mampu mendongkrak taraf perekonomian mereka,” pungkasnya. (sam/fat)










