Oleh: Eva Novieyanti, S.Pd.SD
Guru SDN 03 Petarukan, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang
DALAM pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pastinya guru perlu menggunakan media pembelajaran yang bervariatif karena mengaktifkan siswa untuk ikut belajar selama PJJ tidak semudah saat pembelajaran tatap muka. Posisi yang tidak satu tempat antara guru dan siswa menjadi kendala tersendiri, maka tentunya perlu banyak media yang digunakan untuk memastikan siswa terlibat aktif dalam pembelajaran. Salah satu media yang bisa digunakan guru saat PJJ yang memungkinkan siswa untuk interaktif dalam belajar yaitu Google Jamboard.
Google Jamboard adalah salah satu aplikasi yang dikembangkan google yang merupakan papan tulis digital. Layaknya sebuah papan tulis konvensional, jamboard ini bisa digunakan untuk media dalam menjelaskan materi pembelajaran dengan menulis materi, menambah gambar dan informasi lainnya. Selain itu, bisa juga mengajak siswa untuk interaktif dan berkolaborasi selama pembelajaran terutama saat tatap maya dengan siswa. Jamboard hadir untuk memudahkan kolaborasi secara real time antara guru dengan siswa sehingga bisa membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Guru dapat mengajak siswa untuk membuat sketsa ide, menggambar secara kolaboratif dan sinkron. Terlebih pada pembelajaran siswa kelas III yang masih membutuhkan gambaran non abstrak, nyata, dan berbentuk, tentu penggunaan media Jamboard ini harus dikolaborasikan dengan bantuan orang tua/wali siswa.
Ada beberapa cara untuk masuk ke halaman Google Jamboard. Pertama, buka https://jamboard.google.com/ kemudian login menggunakan akun google gmail kita. Kedua, membuka melalui google drive dengan klik tanda (+) dan pilih google jamboard. Ketiga, masuk langsung pada saat sedang tatap maya menggunakan google meet dengan klik titik tiga dan pilih whiteboard maka akan langsung masuk ke halaman utama jamboard.
Ada beberapa tool yang bisa digunakan untuk mengisi papan tulis digital tersebut, yaitu: Pen, fungsinya untuk menulis manual dan ada pilihan ukuran pulpen dan warnanya. Erase, untuk menghapus tulisan di papan tulis, Tanda panah, untuk mengembalikan fungsi mouse. Sticky Note, untuk membuat note misalnya pertanyaan atau teks yang akan disampaikan guru ke siswa atau sebaliknya siswa bisa memberikan jawaban.
Kemudian, terdapat tool Add Image untuk menambahkan gambar pada papan tulis. Gambar bisa mengambil dari perangkat atau dari mesin pencarian google. Circle, untuk menambah bentuk benda dengan pilihan yang tersedia tinggal pilih saja jenis bentuk yang tersedia ada lingkaran, persegi, segitiga, jajargenjang, dan lain-lain. Text Box, untuk menambah teks yang bisa dibuat guru untuk memberikan penjelasan materi, memberikan pertanyaan, mengajak diskusi siswa. Begitu juga sebaliknya siswa dapat memanfaatkan teks box ini ini untuk menjawab pertanyaan guru, terlibat dalam diskusi atau memberikan pertanyaan pada guru. Laser, digunakan sebagai pointer untuk menunjukkan materi yang sedang dijelaskan. Tool-tool tersebut bisa digunakan untuk mengisi papan tulis digital selama proses pembelajaran jarak jauh, saat guru dan siswa sedang tatap maya misalkan dengan google meet, zoom, atau media lainnya.
Untuk mengajak siswa interaktif dan berkolaborasi dengan jamboard maka guru harus memberikan link jamboard yang sedang digunakan. Caranya adalah dengan klik share dan setting semua yang melihat link bisa membuka dan edit. Link tersebut bisa dishare kepada siswa melalui kolom chat sehingga siswa dapat membuka dan melakukan berbagai interaksi sesuai petunjuk yang disampaikan oleh guru.
Dengan proses seperti ini, maka dengan media google jamboard guru dan siswa dapat berinteraksi langsung secara real time. Dan apa yang diinput oleh guru maupun siswa akan terlihat secara bersama, sehingga terjadilah pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif, seperti yang sudah penulis lakukan di dalam pembelajaran Jarak Jauh di Kelas III SDN 03 Petarukan. Hasil isian jamboard tersimpan otomatis di google drive dan bisa diakses oleh guru dan orang tua/wali murid.
Cukup mudah cara menggunakan google jamboard, tinggal guru menyiapkan desain pembelajarannya seperti apa dan dirancang isi dari google jamboard yang akan disampaikan ke siswa. Sehingga tahapan-tahapan pembelajaran yang akan dilaksanakan jelas dan terencana. (*)








