DENGAN berjualan online dan menjadi tutor les privat, Fitri Lestari (22) ini mampu membiayai kuliah sendiri. Meskipun memiliki aktivas yang padat di luar kampus, gadis yang sedang mengenyam pendidikan S1 di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus itu mengaku tidak kerepotan akan kesibukannya.
Perempuan asal Kabupaten Pati itu menceritakan awal mula dirinya mulai berbisnis dan menjadi tutor les privat. Sejak awal masuk bangku perkuliahan, ia telah memulai berjualan. Ia memutuskan untuk ikut berbisnis sejak mulai semester satu.
Awalnya Fitri jadi dropshipper, lalu semakin hari usahanya semakin berkembang. Lalu, dengan berani, ia mengambil resiko untuk mengumpulkan stok supaya semakin maju. Setelah itu dirinya baru ikut mengajar les privat di semester berikutnya.
“Saya ikut bergabung menjadi tutor les privat awalnya memang bingung dalam membagi waktu. Namun ngambil les privat di hari Jumat dan Minggu. Sedangkan untuk les reguler saya adakan di malam hari setelah pulang kuliah,” katanya, Rabu (15/6).
Kemudian, hasil dari jualan online dan sebagai tutor les privat dirinya tabung hingga terkumpul. Sehingga Fitri mampu membayar biaya kuliah setiap semester.
Menurutnya, membagi waktu kuliah sambil bekerja susah-susah gampang. Sehingga ia harus bisa memastikan bahwa jadwal kuliah dan aktivitas di luar kampus tidak berbenturan.
“Pertama kita harus kenali dulu, pahami dulu gimana schedule dan tingkat kerumitan di lingkungan perkuliahan. Sebelum kita mengambil peran ganda dalam kesibukan sehari-hari,” imbuh mahasiswa Jurusan Tadris Biologi itu.
Fitri juga menjelaskan, sebagai mahasiswa tentu harus paham bahwa pembelajaran di kampus adalah hal utama yang harus diprioritaskan. Jadi jangan sampai kegiatan pembelajaran di kampus terhalang oleh aktivitas lainya.
Ia berbisnis dan menjadi tutor les privat untuk membantu proses pembelajaran di kampus. Sehingga, dengan memegang prinsip tersebut, maka semua akan akan terasa ringan dan semakin bijaksana dalam hal prioritas. (cr7/gih)










