Pati  

Tanggul Jebol, Puluhan Rumah Terdampak Banjir

KONDISI: Alat berat diterjunkan untuk membersihkan endapan lumpur akibat tanggul sungai jebol di Desa Tunjengrejo, Selasa (28/6). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Puluhan rumah di Desa Tunjungrejo Kecamatan Margoyoso diterjang banjir bandang akibat tanggul jebol. Akibat kejadian tersebut, rumah-rumah tersebut mengalami kerusakan.

Kepala Desa Tunjungrejo, Mochammad Ali Zudhi mengatakan, tanggul sungai sat jebol sepanjang 20 meter. Akibatnya, 5 rumah dilaporkan rusak berat dan 26 rumah terdampak banjir bandang.

“Kejadian tadi malam jam 22.00. Yakni aliran sungai sat wilayah RT 2 RW 6 Desa Tunjungrejo, Margoyoso, Kabupaten Pati mengalami jebol kurang lebih 20 meter. Dan yang terdampak ada 26 rumah, 5 rusak berat,” terangnya, Selasa (28/6).

Dirinya menjelaskan, hujan mulai pukul 08.30 hingga Pukul 10.00. Namun, saat hujan sudah mulai mereda, tanggul sungai jebol akibat luapan dari hulu. “Aliran sungai saat ini dialiri dari wilayah hulu sungai di pegunungan Gunung Wungkal. Jadi luapan air timbul dari wilayah atas,” jelasnya.

Sedangkan terkait kerugian akibat tanggul sungai jebol, ditaksir mencapai ratusan juta. “Kerugian ratusan juta. Estimasinya 300 juta. Tapi belum lagi banyak elektronik dan kendaraan juga yang terkena air,” terangnya.

Meskipun begitu, dilaporan tidak ada korban jiwa saat kejadian tersebut. Pasalnya, masyarakat sudah terlebih dahulu dievakusi sebelum banjir merendam sejumlah rumah.

Di sisi lain, Kepala Pelaksana Harian (PLH) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan, pihaknya hanya bisa memberikan bantuan sementara. Yakni berupa karung pasir yang nanti digunakan untuk menambal tanggul jebol.

“Kalau bantuan yang saat ini diberikan itu adalah bantuan sand bag, nanti itu diisi dengan tanah dan pasir untuk menanggulangi tanggul yang jebol. Supaya hari ini atau besok turun hujan lagi itu tidak ada lagi air masuk pemukiman itu dulu,” ucapnya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan memang belum banyak. Pasalnya, pihaknya baru dapat memberikan bantuan  sand bag yang hanya berjumlah ratusan saja. (cr7/gih)