Pati  

Pendaftar Asuransi Tani Baru 19 Hekatre

ILUSTRASI: Terlihat petani sedang mendirikan tanaman padi yang roboh akibat diterjang angin, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati tahun 2022 mendapat target Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sejumlah 2.100 hektare. Namun demikian, pendaftar program tersebut baru 19 hektare hingga saat ini.

Kepala Seksi Pupuk dan Pestisida Dinas Pertanian (Dispertan) Pati, Aldoni Nurdiansyah mengatakan, lahan pertanian yang terdaftar ikut AUTP masih sedikit. Meski begitu, pihaknya memperkirakan pendaftar akan naik pada musim tanam (MT) ketiga.

“Sampai hari ini (Kamis (7/7), red), dari 2.100 ribu, yang mendaftar baru 19 hektare. Saya tanya kecamatan, akan lebih banyak pendaftar di musim tanam terakhir tahun ini, atau bulan September dimungkinkan target bisa ter-cover,” terangnya.

Menurutnya, para petani belum familier dengan AUTP. Sehingga, jumlah tersebut sudah mencukupi permintaan dari kecamatan. Di mana, program itu menyasar daerah yang endemis.

“Kami bagi jatah ini di kecamatan yang potensi endemis puso atau gagal panen. Jadi yang dominan terjadi banjir. Berdasarkan identifikasi kami, terbanyak  ada di Gabus seluas 100 hektare, sedangkan Sukolilo 200 hektare, dan Kayen 200 hektare,” ungkapnya.

Doni menjelaskan, program asuransi tani tersebut sangat membantu petani. Dengan harga premi standar Rp 240 ribu, ketika mengikuti AUTP hanya membayar sebanyak Rp 36 ribu per hektare. Dengan cacatan, petani bersedia ikut asuransi.

“Tahun kemarin, dari 2.650 ribu hanya terealisasi 9,18 hektare, atau tidak ada satu persen karena refocusing anggaran. Pendaftaran mengalami penurunan. Karena pihak penyedia asuransi, dalam memberikan pelayanannya mungkin tenaga yang terbatas, sehingga banyak klaim yang lama,” pungkasnya. (lut/abd)