Narapidana Lapas Semarang Patungan untuk Berkurban Idul Adha

GOTONG ROYONG: Narapidana Lapas Semarang bersama-sama lakukan pemotongan hewan kurban di dalam lapas, Minggu (10/7). (HUMAS / JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakataan (Lapas) Kelas I Semarang gotong royong patungan untuk beli hewan kurban pada Idul Adha 1443 H ini. Hal ini disampaikan langsung oleh Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji, Minggu (10/7).

Dirinya menyebutkan, ada 19 hewan kurban yang merupakan sumbangan dari pegawai Lapas, narapidana yang menghuni lapas serta stakeholder terkait. Ia mengatakan, sumbangan sapi kurban dari narapidana sudah dipersiapkan jauh hari sebelum Idul Adha tiba melalui program pembinaan spiritual keagamaan.

“Ada empat ekor sapi dan lima belas ekor kambing kurban yang sebagian besar diperoleh dari warga binaan di Lapas. Meski mendekam di balik jeruji besi, mereka masih mampu ikut berkurban. Salah satu caranya ada yang saling bergotong-royong patungan untuk dapat membeli sapi,” katanya.

Tri menambahkan, daging hewan kurban ini nantinya akan dibagi-bagikan kepada narapidana secara merata kepada masyarakat yang ada di dalam lapas. Dirinya mengungkapkan, saat ini terdapat narapidana dan tahanan yang berjumlah 1676 warga binaan di Lapas Kelas I Semarang.

“Hewan kurban itu diolah di dapur Lapas dan didistribusikan untuk seluruh narapidana dalam keadaan matang,” ungkapnya.

Salah satu narapidana yang ikut berkurban, Rahman terpidana 7 tahun merasakan terharu dan bersyukur bisa ikut berkurban di lapas. Dirinya mengaku sudah sejak lama ingin melakukan kurban pada saat Hari Raya Idul Adha.

“Niat berkurban sudah saya niatkan sejak 6 bulan yang lalu. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi amalan-amalan penyelamat saat di akhirat nantinya,” harapannya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen yang akrab di sapa Gus Yasin turut memberikan bantuan seekor kambing kurban ke Lapas Kelas I Semarang. Hal ini disambut baik oleh seluruh masyarakat lapas, mereka merasa ini adalah sebuah penghargaan bagi Lapas Kelas I Semarang, pasalnya narapidana di lapas bisa turut menikmati daging kurban dari salah satu orang penting di Jawa Tengah. (luk/gih)