PATI, Joglo Jateng – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati menyatakan bahwa kambing dan domba masih menjadi pilihan peternak di Pati. Pasalnya, modal hewan ternak tersebut terbilang murah.
Kabid Peternakan Dispertan Pati, Andi Hirawadi mengatakan, peternak lebih suka memelihara kambing dan domba ketimbang hewan ternak lainya. Bukan tanpa alasan, selain modalnya ringan, harga jual hewan tersebut stabil.
“Peternakan yang lagi rame di Pati itu kambing dan domba. Karena itu tidak padat modal, mungkin satu ekor Rp 2 jutaan sudah dapat. Selain itu, harganya juga stabil dibanding sapi atau ternak yang lainnya,” kata Andi, belum lama ini.
Menurutnya, selain kambing dan domba, peternak membutuhkan modal banyak, seperti halnya sapi. Ia menghitung, modal awal memelihara sapi di awal perlu merogoh saku hingga Rp 10 juta lebih. Oleh karena itu, bagi peternak kecil kambing dan domba jadi pilihan.
Selain itu, ternak kambing dan domba juga tidak menghabiskan banyak biaya pakan sehari-hari. Terlebih, pakan kedua hewan tersebut juga bisa memanfaat limbah industri, seperti ampas tahu.
“Pemberian pakannya tidak harus beli, mudah cari pakannya. Kalau pakan limbah kita pakai ampas tahu, ampas tapioka yang terjangkau untuk peternak kita kan itu. Tapi cuma karbohidrat, istilahnya penggemukan saja,” tuturnya.
Saat disinggung terkait pakan yang baik untuk kambing dan domba, ia tidak bisa menyebutkan merek tertentu. Pasalnya, setiap ternak memiliki kesukaan makanan sendiri-sendiri. Sementara yang terbaik sesuai literatur itu indigofera, karena kandungan proteinnya tinggi.
Lebih lanjut, Dispertan juga terus memberikan pelayanan kepada peternak kambing dan domba. Seperti memberikan pengetahuan tentang teknis, dari mulai pembuatan pakan, kesehatan, hingga reproduksi. (lut/abd)










