DEMAK, Joglo Jateng – Puluhan mahasiswa baru Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang beserta para pemuda setempat menanam 4.157 bibit mangrove di Desa Babalan Kecamatan Wedung. Kegiatan itu sebagai wujud kepedulian alam di pesisir akibat abrasi.
“Kegiatan ini rutin untuk membantu memberikan bibit. Sekaligus membantu memberikan penanaman di daerah pesisir,” kata Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kusni Ingsih, beberapa waktu lalu.
Ia menyebut, kegiatan tersebut masuk dalam agenda Udinus Care Conservation (UCC). Diharapkan dengan adanya agenda rutin itu, dapat membantu menjaga kelestarian alam. Serta sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekitar.
Di samping itu, Penggiat pelestarian Mangrove di Desa Babalan, Ali Mahmud yang juga tergabung dalam Organization for Industrial, Spiritual, and Cultural Advancement (OISCA) mengucapkan terima kasih kepada Udinus. Lantaran para mahasiswa telah berperan aktif dan membantu dalam mengurangi dampak abrasi di Desa Babalan.
Menurutnya, tanaman mangrove memiliki berbagai manfaat bagi daerah di pesisir. Seperti mampu untuk menahan air laut agar tidak mengikis tanah dari garis pantai. Selain itu juga memiliki fungsi sebagai penyerap gas karbon dioksida (CO2) dan penghasil oksigen (O2).
“Kami sangat terbantu dengan adanya pemberian bibit ini. Kami mengajak para siswa SD dari Babalan 1 Wedung dan Karang Taruna Tunas Harapan serta berbagai stakeholder lainnya untuk menanam mangrove bersama dengan mahasiswa baru Udinus,” terangnya.(hms/ziz)










