Libatkan Kaum Muda dalam Seni Tradisional

APRESIASI: Ferry Wawan Cahyono (kiri) dan dalang Ki Ketut Budiman dalam pentas kesenian wayang kulit di Auditorium LPP RRI Semarang, akhir pekan lalu. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dalam acara peringatan Hari Radio ke-77, para seniman terinspirasi untuk memadukan pagelaran wayang dan irama musik campursari. Dengan demikian, diharapkan acara ini dapat menarik minat kaum muda untuk terlibat dalam seni budaya daerah.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng, Ferry Wawan Cahyono mengaku kagum dan sangat mendukung perpaduan seni lokal tersebut. Pihaknya mengatakan bahwa sangat mengapresiasi kreativitas para seniman dalam mengemas acara seni dan budaya agar mampu menggugah animo masyarakat menikmati tontonan tradisional.

“Kami sangat mendukung acara seni dan budaya lokal yang diharapkan ada keterlibatan kaum muda dalam setiap pagelarannya. Saya bangga karena masih ada kaum muda yang berkecimpung dalam penampilan kolaborasi wayang & campursari ini, ” ujarnya akhir pekan lalu.

Lebih lanjut, ia berharap acara serupa dapat terus dilaksanakan dengan dukungan pemerintah, DPRD, dan para stakeholder. Apalagi acara seperti ini sangat kreatif  dan inspiratif. Sehingga dapat menggugah selera masyarakat dalam menikmati kesenian.

Sementara itu, kepala LPP RRI Semarang Widhie Kurniawan menyampaikan, sesuai arahan Kepala LPP pusat, RRI harus bekerjasama dengan DPRD, karena RRI merupakan Radio Pemilu 2024. Selain itu, pihaknya juga harus bisa bekerjasama dengan universitas sebagai media informasi kampus yang terbuka.

“Kami sengaja mengundang Pimpinan DPRD karena itu sesuai arahan dari pusat bahwa RRI tetap bekerjasama dengan DPRD. Baik dalam hal pemilu maupun kesenian atau kebudayaan lokal,” ungkapnya.(hms/mg1/ziz)