SLEMAN, Joglo Jogja – Pasar Kangen Bunda yang dilaksanakan setiap 35 hari sekali tepatnya minggu legi, kini diadakan di Kalurahan Hargobinangun, Pakem, Sleman, Minggu (2/10). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk UMKM, serta kesenian dan kebudayaan di wilayah tersebut.
Ketua Panitia, Arief Hamzah mengatakan, bahwa Pasar Kangen Bunda ini diusung agar masyarakat sadar akan pentingnya kearifan lokal, khususnya di Kalurahan Hargobinangun. Pihaknya mengemas kegiatan sedemikian rupa, sehingga pesan tersebut dapat tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat.
“Festival ini bertujuan agar masyarakat bisa menikmati kembali kuliner-kuliner serta kesenian tradisional di tengah perkembangan modernisasi. Kita ajak masyarakat, bahwa makanan bergizi itu tidak harus mahal,” terangnya di Hargobinangun, Sleman.
Pihaknya yang juga Manager the Allabun ini, sekaligus mengedukasi masyarakat khususnya anak muda, bahwa kuliner tradisional juga memiliki nilai kandungan gizi yang tinggi. Terlebih harganya yang terjangkau di kantong semua kalangan.
“Harapannya festival ini dapat menumbuhkan kembali rasa cinta masyarakat terhadap kuliner lokal. Selain itu, juga meningkatkan kepedulian masyarakat maupun wisatawan terhadap budaya dan kesenian daerah yang ada di Kalurahan Hargobinangun,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Haris Sugiharta mengatakan, bahwa event tersebut merupakan hasil kerja keras Pemerintah Desa Hargobinangun. Ia pun mengapresiasi kepada lurah dan jajarannya, Bumdes, para stakeholder dan Allabun Resto and Homestay yang telah bekerjasama dengan baik untuk meningkatkan ekonomi, khususnya UMKM di Hargobinangun.
“Ini merupakan satu langkah maju. Setelah dua tahun dihajar Covid-19, ini merupakan kebangkitan ekonomi di Hargobinangun. Termasuk menunjang potensi pariwisata dengan potensi alamnya yang sangat bagus,” ujarnya.
Ia berharap, dengan adanya festival UMKM di tempat tersebut, semakin mendukung ekonomi warga sekitar. Sekaligus mendukung potensi wisata Hargobinangun.
“Harapannya pelaku UMKM semakin bertambah dan menonjol untuk bisa mendukung potensi wisata. Ini demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (ara/all)










