ACHMAD Rezi Fahlevie menyukai dunia film saat dirinya duduk di bangku SMA. Levie panggilan akrabnya, melakukan pembuatan film “Subuh (Miracle at Dawn)” saat dirinya menempuh bangku kuliah, dan menjadi sutradara dan penulis. Karya yang telah dirinya buat ini berhasil mendapatkan 38 penghargaan, baik nasional maupun internasional.
“Pertama kali saya suka di dunia perfilman saat SMA, untuk mengapresiasi melakukan pembuatan video untuk kelulusan kakak tingkat dengan mempersembahkan sesuatu yang kurang biasa di Kalimantan. Karena untuk acara perpisahan biasanya hanya menari dan nyanyi saja,” ujarnya saat diwawancarai Joglo Jogja, Senin (5/12/22).
Pria kelahiran 1996 ini mengatakan, awal mula terbentuknya Film Subuh ini saat dirinya KKN di Magelang. Meski mayoritas masyarakatnya beragama Kristen, namun ada salah satu warga yang menggunakan atribut peci, sarung, dan baju koko seperti masyarakat muslim.
Dengan adanya keunikan tersebut, terbesitlah pembuatan film dari kegiatan toleransi itu. Awalnya, ide tersebut akan dirinya buat untuk Tugas Akhir. Namun hal itu harus diurungkan karena terkendala regulasi di kampus.
“Setelah saya melakukan pembuatan BAB 1, ternyata regulasi Tugas Akhir di kampus UMY berubah lagi. Sehingga saya berikan ke teman saya. Dirinya sebagai produser, saya sebagai penulis dan sutradara,” ucapnya.
Adapun sinopsis dari Film “Subuh (Miracle at Dawn)” menceritakan Samuel Wijayanto yang memutuskan untuk memeluk agama Islam. Keputusannya itu menimbulkan permasalahan, di mana ayahnya yang merupakan seorang Pendeta Kristen. Inilah pemicu hubungan Samuel dengan ayahnya menjadi tidak baik, namun Samuel berupaya mengembalikan suasana harmonis di antara mereka.
“Adapun dalam Film subuh ini telah mendapatkan kejuaraan tingkat nasional seperti Nominasi Film Terbaik di Festival Film Klaten 2021, Nominasi Ide Cerita Terbaik di Festival Film Islami Lampung 2021, Nominasi Film Terbaik di Festival Film Islami Lampung 2021, Nominasi Pemeran Utama Terbaik di Festival Islami Lampung 2021. Dan masih banyak lagi, serta untuk tingkat internasional Honorable Mention Student World Impact Film Festival, USA 2022, Honorary Diploma Roshd Film Festival, Iran 2022, Shortlist Global University Film Awards Hongkong 2022,” tuturnya. (cr4/abd)










