Strategi Belajar Mengajar dengan Menerapkan Metode Eksperimen

Oleh: Ida Winarti, S.Pd
Guru SDN 02 Samong, Kec. Ulujami, Kab. Pemalang

PADA hakikatnya, kegiatan belajar mengajar adalah suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa dalam satuan pembelajaran. Guru sebagai salah satu komponen dalam prosesbelajar mengajar merupakan pemegang peran yang sangat penting.

Selamat Idulfitri 2024

Guru dituntut menguasai ilmu dan bahan yang akan diajarkan, memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, pengalaman teknik mengajar, dan kebebasan dalam mengelola pengajaran. Metode pembelajaran jenisnya beragam yang masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan. Maka pemilihan metode yang sesuai dengan topik atau pokok bahasan yang akan diajarkan harus betul- betul dipikirkan oleh guru yang akan menyampaikan materi pelajaran.

Belajar mengajar adalah suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa dalam satuan pembelajaran. Sedangkan belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman. (KBBI, 1996:14).

Belajar diartikan sebagai proses perubahan tingka laku pada diri individu
berkat adanya interaksi antara individu dengan lingkungannya. Hal ini sesuai dengan yang diutarakan Burton, bahwa seseorang setelah mengalami proses belajar akan mengalami perubahan tingkah laku. Baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun aspek sikapnya. Misalnya dari tidak bisa menjadi bisa menjadi bisa, dan dari tidak mengerti menjadi mengerti (Usman, 2000:5).

Proses belajar mengajar merupakan suatu inti dari proses pendidikan secara keseluruhan dengan guru sebagai pemegangn peran utama. Interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa merupakan syarat utama bagi berlangsungnya proses belajar mengajar (Usman, 2000:4).

Pengalaman dalam belajar merupakan pengalaman yang dituju pada hasil yang akan dicapai siswa dalam proses belajar di sekolah. Menurut Poerwodarminto (1991:768), prestasi belajar adalah hasil yang dicapai (dilakukan, dikerjakan). Dalam hal ini, prestasi belajar merupakan hasil pekerjaan serta penciptaan oleh seseorang yang diperoleh dengan ketelitian kerja serta perjuangan yang membutuhkan pikiran. Prestasi belajar yang dicapai oleh siswa melibatkan seluruh potensi yang dimilikinya setelah siswa melakukan kegiatan belajar.

Penilaian diadakan untuk mengetahui sejauh mana siswa telah berhasil mengikuti pelajaran yang diberikan oleh guru. Di samping itu guru dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan mereka dalam proses belajar mengajar di sekolah. Sejalan dengan prestasi belajar, maka dapat diartikan bahwa prestasi belajar IPA adalah nilai yang siswa setelah melibatkan secara langsung/aktif seluruh potensi yang dimilikinya. Baik aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotor (keterampilan) dalam proses belajar mengajar IPA.

Untuk melakukan metode eksperimen, ada langkah-langkah yang harus diikuti. Berikut ini adalah prosedur dan langkah-langkah pemakaian metode eksperimen. Pertama, mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan ketika bereksperimen. Seperti bahan, alat, dan strateginya. Kedua, menetapkan metode eksperimen serta tujuan yang ingin dicapai. Anda bisa menganalisis kira-kira apa tujuan melakukan eksperimen ini untuk dan hal apa yang didapatkan oleh siswa setelah melakukan eksperimen.

Ketiga, mempersiapkan kebutuhan peralatan dan sarana yang dibutuhkan dalam melakukan eksperimen di sekolah. Dalam hal ini, Anda bisa meminta siswa untuk berpartisipasi membawa bahan dan alat untuk eksperimen lalu dikumpulkan di sekolah.

Keempat, guru mengadakan uji eksperimen sebelum memberi tugas kepada siswa. Guru dapat mengadakan eksperimen sendiri untuk mengetahui kemungkinan apa saja yang akan terjadi dan kemungkinan hasilnya. Hal ini bertujuan agar metode eksperimen berjalan lancar dan Anda memiliki gambaran apa yang terjadi saat melakukan eksperimen. Anda juga bisa menganalisis hal apa saja yang tidak boleh dilakukan selama eksperimen. Kelima, lembar kerja disediakan guru untuk siswa melakukan eksperimen tersebut. Berisikan tugas-tugas yang harus dilakukan siswa selama eksperimen, poin penilaian, instruksi, dan lainnya. (*)