Figur  

Suka Tenis Meja sejak TK

Siti Aminah
Siti Aminah. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

AWAL mula cinta terhadap cabang olahraga tenis meja, Siti Aminah saat duduk di bangku Taman Kanak-Kanan (TK) iseng bermain bersama saudaranya. Lalu, semakin terbiasa bermain, ia merasa senang.

Kemudian, saat menginjak remaja, Aminah memutuskan bergabung dalam Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun, di Kabupaten Kendal. “Pada tahun 2020, saya bergabung dalam PTM Sukun,” ucap mahasiswi Program Studi (Prodi) S-1 Manajemen Udinus itu, Senin (7/8/23).

Ia menambahkan, saat mulai berlatih tenis meja, dirinya sempat sedih lantaran kurangnya waktu bermain dibandingkan teman-temannya yang lain. Ketika teman-temannya bisa bermain bersama, dirinya harus mengikuti latihan.

“Namun emosi itu harus saya atasi, karena saya sendiri yang ingin menjadi atlet, jadi saya harus menerima konsekuensinya. Namun semua itu terbayar dengan prestasi yang sudah saya torehkan selama ini,”jelasnya.

Gadis kelahiran Kediri itu menyebut bahwa pelatihnya selalu mengajarinya hal baru, serta memberikan tantangan yang membuatnya lebih semangat ketika latihan. Akhirnya, ia memberanikan diri untuk ikut perlombaan berbagai kejuaraan tenis meja hingga ke kancah internasional.

“Karena sering mengikuti perlombaan, saya bisa berinteraksi dan mendapat teman baru yang satu frekuensi dengan saya. Justru mereka berasal dari berbagai negara ketika saya ikut pertandingan internasional, dan dari itu jangkauan relasi saya juga semakin luas,” terangnya.

Adapun beberapa pencapaian Aminah, tiga di antaranya yaitu juara 1 tunggal Inter Master Putri Liga Tenis Meja Terry Palmer 2023/2024, juara 1 beregu putri Kejurnas Tenis Meja PB PTMSI Manado 2022, dan juara 3 Junior Girls Single SEAJCTTC Bangkok 2022/2023.

Meskipun sangat aktif sebagai atlet profesional dan juga mewakili tim garuda di ajang internasional, kata Aminah, tidak meninggalkan kewajibannya sebagai mahasiswa. Di sela-sela waktu latihan, ia tetap mengikuti perkuliahan secara daring. Hal itu juga dimudahkan dengan dukungan dari para dosen dan tim kemahasiswaan di Udinus.

“Alhamdulillah Udinus selalu mendukung atlet untuk terus berprestasi, sehingga tidak sulit untuk mengatur jadwal antara kuliah dan latihan. Ke depannya, saya berharap dapat mencetak prestasi-prestasi baru dan menjadi lebih baik dari sebelumnya,” tuturnya. (cr7/gih)