Kudus  

RSUD dr Loekmono Hadi Siapkan Ruang Isolasi Covid-19

SEDIAKAN: Ruang Dahlia 1 menjadi salah satu ruang isolasi yang disiapkan RSUD dr Loekmono Hadi Kudus sebagai tanggapan dari adanya kasus Covid-19. (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudus, dr Loekmono Hadi sudah menyiapkan ruang isolasi. Respon ini dilakukan setelah kasus Covid-19 di Indonesia meningkat pada 2023 ini.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Abdul Hakam, mengatakan, ruang isolasi tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi jika ada pasien terpapar Covid-19.  Dan harus mendapat penanganan medis hingga harus dirawat di RSUD.

“Jadi kita siapkan ruang isolasi dengan empat ruangan yang akan digunakan untuk perawatan pasien Covid-19. Tepatnya di ruang Dahlia 1, dengan kapasitas 24 tempat tidur. Sisanya akan kami buka jika ada penambahan pasien,” ujarnya saat ditemui Joglo Jateng.

Baca juga:  MI NU Baitul Mukminin dan SD 4 Jekulo Raih Juara Umum Lomba Atletik

Selain itu, pihaknya juga kembali memberlakukan wajib masker kepada pegawainya. Uapaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap penularan Covid-19 yang mungkin terjadi di lingkungan RSUD Kudus.

Ia mengatakan, wajib pakai masker diberlakukan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI Nomor: HK.02.02/C/4815/2023. Yakni tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Lonjakan Kasus Covid-19.

“Dengan adanya surat edaran tersebut, semua pegawai RSUD Kudus sudah memakai masker ketika berada di lingkungan RSUD. Sudah sepekan kami menerapkan kembali wajib pakai masker kepada seluruh pegawai rumah sakit,” katanya.

Hakam berharap kasus Covid-19 tidak merambah ke Kabupaten Kudus. Ia mengimbau kepada masyarakat tidak perlu takut terhadap penyakit Covid-19. Meski demikian, warga diharap agar waspada untuk mencegah penularan virus Corona itu.

Baca juga:  Promosikan Potensi Desa Melalui Parade Seni Budaya

“Yang penting masyarakat beraktivitas sebaik mungkin, seperti memakai masker di kerumunan. Menjaga imunitas dengan minum vitamin dan makan makanan bergizi. Karena Covid-19 hingga sekarang belum jelas bentuknya, masyarakat tetap waspada,” pungkasnya. (cr8/fat)