KUDUS, Joglo Jateng – Jumlah ketersediaan selama akhir tahun ini mencapai 28.009.000 kilogram (kg). Sedangkan pemakaian per Desember ini mencapai 26.709.915 kg. Dipastikan ketesediaan Lpg jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 100 persen aman.
Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Minan mangatakan, sebagai langkah antisipasi jelang Nataru ketika terjadinya kelangkaan lpg. Kami membuat surat permohonan tambahan fakultatif kepada Pertamina.
“Untuk antisipasi jelang nataru, atau bulan tertentu, seperti ramadhan, maulid nabi, dan dhandangan. Hal tersebut biasanya penggunaan lpg meningkat, sehingga mengajukan ke pengajuan tambahan, yang bersifat insidental,” ujarnya.
Ia menambahkan, antisipasi kenaikan harga tahun ini tidak ada. Selama pertamina tidak membuat kebijakan kenaikan, maka dinyatakan tidak ada kenaikan harga. Kecuali ada penyimpangan yang terjadi dilapangan. Seperti yang diedarkan oleh penjuan eceran. Bukan penjual resmi. Penjual resmi ditingkat agen dan pangkalan.
“Di toko bukan pengecer resmi, sehingga harganya berubah. Kalau di pangkalan resmi harganya sesuai,” tambahnya.
Pihaknya menambahkan, sudah memberikan penahaman kepada distributor paling bawah, yaitu pangkalan.
Untuk mengikuti aturan yang berlaku, apapun itu. Namanya subsidi ada uang negara di dalamnya, sekecil apapun masalahnya berdampak pada hukum.
“Kami memanfaatkan jaringan yang ada. Artinya, agen bersama pangkalan sudah menyosialisasikan pemberlakukan ketentuan pembelian lpg tahun depan,” ucapnya.
Dengan harapan, kuota yang diberikan untuk kebutuhan masyarakat Kudus 2023 terpenuhi. Sehingga Naratu dan sebagainya tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Khususnya dalam rangka pemenuhan kebutuhan lpg bersubsidi.
“Diharapkan masyarakat membeli lpg di penjual resmi saja, ditingkat pangkalan. Sehingga harganya bisa standart,” tuturnya. (cr12/fat)










