Figur  

Berawal dari Kebiasaan Cerewet, Elsa Kini Jadi MC Profesional

Elsa Inayatul Amalia
Elsa Inayatul Amalia. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

BANYAK omong banyak rezeki. Begitulah pekerjaan seorang Master of Ceremony (MC). Namun tak semua orang bisa melakukannya, kecuali yang doyan omong alias cerewet.

Seperti halnya Elsa Inayatul Amalia (23). Perempuan asal Kabupaten Pati ini mengalihkan kebiasaan cerewetnya untuk menjadi MC. Alhasil ia pun merasa cocok dengan aktivitas tersebut.

Awalnya, Elsa, akrab sapaannya, menyadari bahwa kepandaiannya dalam mengolah kata tak dimiliki semua orang. Sehingga ia memanfaatkan hal itu untuk jadi MC ketimbang ngomong ke sana-kemari.

“Saya memang memang orangnya cerewet. Kemudian cerewetnya itu coba dialihkan di hal-hal positif,” ujar gadis berparas cantik itu.

Baca juga:  Healing dengan Baca Buku

Elsa bercerita, dirinya mencoba jadi MC ketika masih duduk di bangku sekolah. Waktu itu, ia mulai sering ditunjuk menjadi MC hingga moderator dalam sebuah kegiatan karena kekhasan suaranya.

“Dulu saya ikut PIK R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja, Red.). Jadi PIK R itu merupakan awal pertama kali aku di dunia publik speaking,” kata alumni Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Huda Kecamatan Tayu itu.

Kemudian aktivitasnya berlanjut ketika menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Kemampuan Elsa juga semakin terasah karena ikut aktif dalam dunia organisasi saat kampus.

Baca juga:  Fokus Kembangkan Diri di Bidang Kesehatan

Ia mendapatkan banyak kesempatan untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan kepedeannya. Seperti menjadi moderator acara seminar, sosialisasi hingga kegiatan lainnya.

“Mulai dari situ belajar otodidak. Tidak ada gurunya. Jadi belajar karena sering ditunjuk menjadi MC saat berorganisasi dan kegiatan sosialisasi lainnya,” tutur Alumni Universitas Negeri Negeri (UIN) Walisongo itu.

Elsa kini telah menjadi MC dari tempat satu ke tempat lainnya. Namun ia mengaku pengalaman mengesankan saat menjadi moderator seminar nasional dengan pembicara utama seorang pengamat politik terkenal, yakni Rocky Gerung.

“Pengalaman terbaik itu pernah jadi moderator salah satu akademisi terkenal, Rocky Gerung,” pungkasnya. (lut/adf)