Kudus  

Mahasiswa Kudus Gelar Penggalangan Dana dan Konser Amal untuk Korban Banjir Demak

PEDULI: beberapa organisasi mahasiswa di Kudus melakukan aksi galang dana untuk korban banjir Demak, belum lama ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

BEBERAPA organisasi mahasiswa di Kudus mengadakan penggalangan dana dan konser amal kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada korban banjir di Demak. Ide untuk mengadakan aksi ini muncul secara spontan para mahasiswa sedang berbincang santai di sebuah kafe. Mereka tergerak oleh situasi banjir di Demak dan sepakat untuk melakukan sesuatu yang dapat membantu.

“Saya segera menghubungi beberapa organisasi mahasiswa. Mereka semua dengan tulus setuju untuk bergabung dalam aksi ini,” kata Ahmad Minan Nur Rohman selaku koordinator.

Beberapa organisasi yang terlibat dalam aksi ini antara lain IKMP Kudus, IKANUHA Kudus, IKLAS Kudus, KMF Kudus. Kemudian IKAMARU Kudus, IMADE IAIN Kudus, Noizecity.id, Teater Satoesh, dan SMS IAIN Kudus.

Persiapan yang dilakukan untuk kegiatan ini cukup sederhana karena telah menjadi kegiatan tahunan yang biasa dilakukan. Mereka membangun komunikasi, membuat flyer dan pamflet kegiatan, serta memberikan surat pemberitahuan kepada Polres Kudus.

“Semua persiapan dilakukan dengan cepat dan efisien, menunjukkan semangat dan keinginan untuk memberikan bantuan secepat mungkin kepada korban banjir di Demak,” terangnya.

Dari hasil penggalangan dana di jalan, mereka berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 3.150.000. Selain itu, melalui konser amal yang diadakan, mereka juga berhasil menerima donasi sebesar Rp 1.050.000. Total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 4.200.000, yang akan digunakan untuk membantu korban banjir di Demak.

Setelah ini, lebih lanjut, mereka memiliki rencana untuk melibatkan lebih banyak relawan dalam kegiatan kemanusiaan. Terutama saat mengadakan konser amal kemanusiaan.

“Kita tetap berkomitmen dalam membantu dan membuat acara yang bersifat kemanusiaan. Hal tersebut juga sudah kami ajarkan kepada regenerasi yang akan datang untuk tidak mengabaikan,” terangnya. (cr3/adf)