PATI, Joglo Jateng – Gas LPG 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Pati akhir-akhir ini mengalami kelangkaan. Bahkan tak hanya sulit didapat, harganya gas melon juga ikut melambung tinggi.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Ali Badruddin pun angkat bicara terkait tersebut. Menurutnya, ketersediaan gas LPG 3 kilogram saat ini sudah mulai kembali normal seiring surutnya banjir di Jalan Pantura.
Sebab ia menilai kelangkaan gas melon tersebut karena akses pengirimannya sempat tersendat akibat banjir. Sedangkan saat ini disebut mulai kembali seperti semula.
“Karena jalur Kudus-Demak kemarin terputus. Insyaallah ini akan kembali karena jalannya sudah lancar,” kata dia, belum lama ini.
Ali berharap permasalahan tersebut dapat segera teratasi. Pihaknya juga berjanji akan terus memantau perkembangan harga gas elpiji 3 kilogram di tingkat masyarakat. Sehingga tidak terjadi kelangkaan komoditas ini
“Kita akan pantau sesuai dengan fungsi kita. Kita juga terus berkoordinasi dengan Disdagperin, termasuk dengan pihak terkait, termasuk agen dan pangkalan. Jadi kita harapkan bisa kembali ke normal,” ujar dia.
Sebelumnya, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menyebut bahwa penyebab kelangkaan gas melon dikarenakan terkendala cuaca ekstrem. Sehingga mengakibatkan pengirimannya menjadi terganggu.
“Yang kita tahu kan elpiji 3 kilogram bersubsidi ini sempat langka. Karena memang kelangkaan elpiji ini karena kapal pembawa elpiji waktu cuaca ekstrem kesulitan sandar. Jadi pada saat aktivitas bongkar muat barang sempat terjadi kendala hingga mengakibatkan kelangkaan elpiji,” ungkapnya.
Henggar menyebut, saat ini kelangkaan elpiji sudah berangsur kembali membaik seiring dengan kondisi cuaca. Meskipun begitu, ia menyatakan bahwa nanti sebelum Hari Raya Idul Fitri, kuota pasokan elpiji 3 kilogram bersubsidi akan ditambah 2 kali.
“Kalau ngga salah nanti sebelum lebaran akan ada penambahan kuota 2 kali. Informasinya yang kuota pertama elpiji 3 kilogram ini akan ditambah 10.000, kemudian kuota kedua akan ditambah lagi 10.000,” jelasnya. (lut/fat)








