Satpol PP Rembang Rutin Patroli untuk Jaga Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat dari PGOT

SIAPKAN: Petugas Satpol PP Rembang patroli keamanan disekitar Alun-alun Lasem, belum lama ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rembang rutin melakukan patroli disejumlah titik di Rembang. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dari Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT).

Patroli tersebut bergerak ke seluruh wilayah. Mulai dari perkotaan hingga wilayah pedesaan di seluruh kecamatan se Kabupaten Rembang.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum Satpol PP Rembang, Murtafi mengatakan, dalam lima hari kerja ini pihaknya rutin melakukan patroli. Tiga hari terjun ke lapangan. Selanjutnya dua hari melakukan evaluasi tindak lanjut.

“Selama liburan panjang ini, kami terus lakukan patroli ke tempat tempat yang biasa disinggahi keberadaan PGOT. Seperti melakukan tertib PGOT, Tertib wisata, tertib hiburan dan lainnya,” ujarnya kepada Joglo Jateng saat di temui di kantor, Selasa (16/4/24).

Pantauan ini dia lakukan di daerah rawan. Seperti di Pasar Kreatif Lasem, Alun-alun setiap lampu merah. Sehingga, sejak Januari sampai dengan April sudah mencapai ratusan yang sudah diamankan.

“Kita lakukan tindakan dengan cara mengembalikan mereka ke asalnya dan melakukan koordinasi dengan Dinsos untuk diberikan pembinaan. Sebenarnya, mereka tidak mengganggu, akan tetapi mereka hanya duduk dipinggir jalan. Kalau yang di lampu merah itu mereka biasanya minta-minta,” ujarnya.

Meskipun begitu, dia tetap mengimbau mereka agar tidak merusak kenyamanan orang-orang yang lewat. Dengan keadaan mereka yang menggerombol akan membuat orang tidak berani melintas. Sebisa mungkin PGOT tetap aman terkendali.

“Karena sering melakukan patroli, sekarang sudah mulai hilang atau mungkin pindah tempat. Sementara untuk penjagaan di tertib wisata juga sama, kamu tetap mengawasi keberadaan mereka yang mengganggu kenyamanan ditempat wisata,” tuturnya.

“Kami siapkan sekitar 20 personil untuk melaksanakan patroli rutin di tartib sosial, tartib hiburan dan tartib wisata. Untuk yang tartib hiburan, sudah kami himbau agar tidak terjadi kericuhan atau konsumsi minuman keras,” imbuhnya. (cr3/fat)